Meski Hidup Terjamin, Pria ini Nekat Resign dari Posisi Manajer Bank

-

Jakarta

Merintis karir hingga menduduki jabatan manajer bank adalah suatu pencapaian yang luar biasa. Sudah dipastikan hidupnya terjamin dari segi finansial.

Tetapi tidak semuanya seperti itu. Ada juga yang suka tantangan dan mau belajar hal baru. Seperti Teguh (36), pria berkacamata ini rela meninggalkan posisi manajer bank dengan banyak penghargaan yang diraih demi ketenangan hati.

“Saya dulu Branch Manager di salah satu bank. Karir saya pada saat itu bagus. Dapat penghargaan Best Achiever. Jadi pencapaian saya dulu di bank itu bisa dibilang misalnya dikasih target Rp 10 M perbulan, saya bisa raih 300% di atas itu. Jadi bisa 3x lipat di atas itu. Dan itu di bank tempat saya kerja dulu terbilang jarang. Bahkan yang meraih target saja jarang,” ujarnya.

Teguh (36) memutuskan resign karena ingin terbebas dari bisnis yang mengandung riba. Tentu keputusannya untuk resign membuat orang tua dan mertuanya tidak setuju.

“Penolakan Alhamdulillah ada ya. Bahkan sampai 3 tahun saya berhenti kerja, itu tetap ada penolakan dari orang tua. Karena orang tua saya basic-nya adalah pegawai negeri. Kemudian mertua saya juga karyawan BUMN. Yang semuanya itu karyawan,” cerita Teguh dalam program Sosok.

Memang pada awal resign Teguh tidak mempersiapkan apa-apa untuk ke depannya. Namun, akhirnya Teguh dan istrinya, Septin Aldila (35), mempunyai ide untuk buka usaha thai tea.

Namun Hal itu membuat keluarga miris melihat kehidupan Teguh yang berbeda ketika saat bekerja di bank dulu. “Ini anak disekolahin tinggi-tinggi sampai S2 kok malah keluar masuk pasar, becek-becekan, angkat freezer, angkat minuman, meja, segala macam. Kalau ditanya ke saya, ya saya enjoy justru ngelakuin itu. Dan mungkin melihatnya dari sisi pemasukan, belum bisa nyamain dengan waktu kerja dulu,” ujar Teguh.

Usaha berbuah manis. Dengan tekad kuat, Teguh dan Septin membuat keluarganya luluh dan mendukung usahanya.

“Sekarang Alhamdulillah semua mendukung. Dari orang tua, mertua mendukung, keluarga juga mendukung.” cerita Teguh.

Lihat juga Video: Curhat Pengusaha Empon-empon di Boyolali: Omzet Turun Imbas PPKM

[Gambas:Video 20detik]

(gah/gah)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments