Dukung Jabar Provinsi Digital, bank bjb Akselerasi Penerapan ETPD

-

Jakarta

bank bjb turut mengakselerasi terwujudnya Jabar Digital Province atau Jawa Barat Provinsi Digital melalui penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).Dalam hal ini, bank bjb tengah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Jabar. Upaya ini dilakukan untuk menetapkan arah kebijakan implementasi ETPD dan memastikan percepatan serta perluasan digitalisasi daerah yang menyeluruh.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan upaya yang dilakukan bank bjb untuk menerapkan ETPD adalah dengan menjalankan program bjb Go Smart City. Ia menyebut program ini dapat membantu pemerintah daerah memaksimalkan pendapatannya melalui digitalisasi berbagai transaksi.

“Dalam rangka optimalisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) lewat ETPD, bank bjb melakukan perluasan pembayaran pajak dan retribusi daerah melalui berbagai instrumen pembayaran dan kerja sama penggunaan channel elektronik, e-commerce, gerai modern dan channel lainnya,” ungkap Yuddy dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021).

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) TP2DD dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Jawa Barat 2021 yang digelar virtual, Selasa (27/7).

Sebagai bagian dari TP2DD Jabar, bank bjb telah menggerakan berbagai program yang berfokus pada perluasan akses transaksi digital di masyarakat. Adapun fokus ini sejalan dengan Keppres Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satgas P2DD. Pengesahan aturan ini bertujuan untuk memperkuat aspek koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan baik di level pusat maupun daerah dalam mempercepat proses integrasi ekonomi keuangan digital nasional.

Selain itu, bank bjb juga bekerja sama dalam melakukan integrasi layanan penerimaan pajak kendaraan bermotor melalui Samsat Digital Nasional (Signal). Kerja sama ini dilakukan dengan provinsi dan kabupaten/kota di luar Jawa Barat dan Banten seperti DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Bali, Kota Pekanbaru, Batam, Palembang, Binjai, Balikpapan, dan Surakarta.

“Kami berharap adanya sinergi antara bank bjb, para pemerintah daerah serta dukungan dari Bank Indonesia dan pemerintah pusat dalam penerapan ETPD dapat membantu mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan menciptakan ekosistem digital bagi masyarakat lewat transaksi non-tunai. Hal tersebut pada akhirnya akan bermuara pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” ungkap Yuddy.

Merespons hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun mengapresiasi upaya akselerasi penerapan ETPD dan transaksi digital di masyarakat. Menurutnya, digitalisasi merupakan hal yang wajib dikuasai oleh seluruh pihak di masa pandemi.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh stakeholder dapat saling berkolaborasi untuk mewujudkan Jabar Digital Province yang inklusif.

“Digitalisasi sekarang adalah paksaan, bukan lagi pilihan. Mereka yang tidak masuk ke konsep digital akan tertinggal dan tergerus zaman. Kita harus melakukan percepatan digitalisasi yang inklusif, tidak hanya di perkotaan, melainkan juga memberikan akses digital di desa-desa yang belum memiliki banyak kemudahan. Desa Digital adalah elemen penting dalam Jabar Digital Province,” ungkap Ridwan.

“Empat pilar ekonomi di Jawa Barat harus kita jaga dengan baik. Yakni investasi, pilar ekspor, lalu daya beli masyarakat jangan sampai tergerus karena harga-harga naik, kemudian government spending yang terus akan kita tingkatkan seiring waktu. Semoga sinergitas TP2DD dan TPID se-Jabar ini berlangsung dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rakorwil bertema ‘Akselerasi Ekonomi Keuangan Digital untuk Mendukung Stabilitas Harga dan Terwujudnya Visi Jabar Provinsi Digital Melalui Penguatan Sinergi dan Kolaborasi’ turut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Iskandar Simorangkir. Hadir pula Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono.

Dalam kesempatan tersebut, bank bjb juga memberikan penghargaan kepada para kantor cabang (KC) bank bjb yang mencatatkan kinerja terbaik dalam mendukung implementasi ETPD di daerahnya. Adapun penerima penghargaan Terbaik I diraih oleh KC bjb Soreang, disusul oleh peraih predikat Terbaik II KC bjb Majalengka. Sementara posisi Terbaik III diraih oleh KC bjb Purwakarta, Terbaik IV diraih oleh KC bjb Banjar dan terbaik ke-V diraih oleh KC bjb Bogor.

(mul/mpr)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments