Selain Nunggak Pajak, Mal Centre Point yang Disegel Bobby Juga Tak Punya IMB

-

Medan

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyegel Mal Centre Point Medan lantaran tidak membayar pajak. Selain pajak, salah satu mal terbesar di Medan itu juga tak punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“IMB, nah itu lagi di luar. Itu hanya pajak yang saya katakan tadi. Pajak aja Rp 56 miliar. Itu Rp 56 miliar pajaknya saja. IMB-nya belum,” kata Bobby usai menyegel mal tersebut, Jumat (9/7/2021).

Bobby menyebut Pemerintah Kota Medan belum pernah menyetujui IMB Mal Centre Point. Bobby pun heran kenapa mal tersebut bisa berdiri.

“Belum. Karena bangun IMB itu syaratnya bayar PBB-nya. Ada syarat-syarat IMB yang belum terpenuhi karena pajaknya belum dibayar,” sebut Bobby.

“Investasi Kota Medan ke depannya kita nggak mau ke depannya investasi di Kota Medan ini hanya picing-picing mata bisa terbangun satu bangunan,” sambung Bobby.

Menantu Presiden Jokowi ini menegaskan semua pihak harus mematuhi aturan investasi di Medan. Dia mengatakan perizinan di Medan telah dipermudah agar investor mau membuka usaha di Medan.

“Aturannya jelas, kami hari ini Pemko Medan bukan untuk menghalang-halangi dan menyulit-nyulitkan para investor, justru kami membuka tangan seluas-luasnya. Izin kami permudah, kami bantu, jadi janganlah izin dimain-mainkan karena ini sesuatu yang mutlak. Pengusaha, investor juga mendapatkan keuntungan, kami pemerintah daerah juga melakukan kewajiban kami selaku pemerintah,” ucap Bobby.

Sebelumnya, Bobby Nasution menyegel gedung Mal Centre Point Medan. Penyegelan dilakukan lantaran pusat perbelanjaan tersebut tidak membayar pajak.

Bobby mengatakan pihaknya meminta hak Pemko Medan segera ditunaikan oleh pengelola gedung mal itu. Bobby meminta pajak Rp 56 miliar dibayar.

“Kami Pemko Medan hari ini hanya meminta hak kami yang seharusnya kalau ini ada pembayaran pajak itu sebesar Rp 56 miliar. Ini karena sudah diminta hitung ulang, ayo sama-sama kita hitung ulang sudah dihitung ulang. Awalnya dari Rp 80-an miliar, karena hitungannya itu ada 300 ribuan, dihitung ulang PPATK meminta dihitung ulang, kita hitung ulang keluarlah hitungan ulang itu luasannya sekitar 216 ribuan meter total utangnya jadinya Rp 56 miliar,” sebut Bobby.

Bobby menegaskan tidak boleh ada aktivitas apapun jika belum ada pembayaran. Jika nantinya tidak dibayarkan, dia akan mengambil langkah sesuai peraturan yang ada.

“Tidak boleh ada aktivitas selagi ini belum ada kesepakatan bagaimana pembayarannya. Jangan hanya pokoknya, karena ini dendanya juga harus dibayar. Karena kalau dendanya nggak dibayar kami yang salah selaku Pemerintah Kota Medan,” ucap Bobby.

(haf/haf)

Share this article

Recent posts

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Popular categories

Recent comments