Ada Jejak 2 Harimau di Lokasi Pria Tewas Mengenaskan di Dumai Riau

-

Pekabaru

Pria bernama Samino (53) ditemukan tewas diduga diterkam harimau Sumatera di Dumai, Riau. Lokasi penemuan mayat Samino disebut sebagai habitat asli harimau Sumatera.

“Tempat itu berada di habitat landscape sinepis. Ini merupakan salah satu kantong atau habitat harimau Sumatera di Provinsi Riau. Itu adalah dari dulu kawasan hutan atau rumah harimau,” kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Rabu (30/6/2021).

Suharyono meminta warga untuk berhati-hati jika berada di kawasan tersebut. Dia juga meminta warga tidak melukai ataupun membunuh harimau Sumatera.

“Kami minta jangan ada anarkis, sebab itu di kawasan yang jadi rumah mereka. Maka harus dipahami di lokasi memang sering ada harimau Sumatera,” katanya.

Dia juga mengatakan pihaknya telah memasang camera trap agar dapat mengidentifikasi keberadan harimau Sumatera yang diduga menewaskan Samino. Ada jejak dua ekor harimau Sumatera di lokasi tewasnya Samino.

“Ditemukan jejak lebih dari dua individu. Ada jejak besar dan kecil, atau mungkin lebih dari dua individu. Kami juga pasang camera trap beberapa tahun ini, tidak hanya di TKP dan di situ ditemukan beberapa harimau,” katanya.

Kondisi Mayat Tidak Utuh

Samino ditemukan tewas oleh warga pada Selasa (29/6) di area kebun sawit dengan kondisi mengenaskan. Pria warga Batu Teritip, Dumai, itu ditemukan tewas dengan tubuh terpotong-potong.

“Kondisi sudah tercabik-cabik. Banyak itu bekas gigitan binatang buas,” kata Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Rinaldi.

Dia mengatakan korban pergi dari rumah di Batu Teritip untuk bekerja ke kebun pada Jumat (25/6). Tak lama kemudian, korban pamit pulang lebih dulu.

Namun, korban tak pernah sampai ke rumah. Keluarga yang curiga mulai melakukan pencarian dan akhirnya menemukan korban sudah tewas dengan kondisi bagian tubuh yang tidak lengkap.

(ras/haf)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments