Felicia Tissue Laporkan Netizen RI ke Polisi Singapura, Bisa Diproses?

-

Jakarta

Mantan kekasih putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep, yakni Felicia Tissue, melaporkan warganet (netizen) yang menghinanya ke polisi Singapura. Felicia memang berada di Singapura. Lantas bagaimana bila netizen yang dilaporkan Felicia berada di luar Singapura, misalnya Indonesia?

Pengajar Bidang Studi Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Hadi Rahmat Purnama, menyatakan Kepolisian Singapura hanya punya wilayah hukum di Singapura saja.

“Pada dasarnya, Kepolisian Singapura hanya mempunyai yurisdiksi di wilayah Singapura, berdasarkan yurisdiksi teritorial,” kata Hadi kepada detikcom, Rabu (26/5/2021).

Dia menjelaskan, polisi Singapura hanya mempunyai kewenangan atas tindak pidana, terkait dengan peristiwa , urusan orang (baik warga negara Singapura maupun warga negara asing), dan perusahaan yang berada di Singapura. Di Indonesia, ada Polri yang punya yurisdiksi.

“Hanya saja jika pemilik akun (yang dilaporkan Felicia) berada di Indonesia, Kepolisian Singapura tidak memiliki yurisdiksi atas Warga Negara Indonesia, karena hanya Polri yang mempunyai yurisdiksi atas WNI yang berada di Indonesia,” kata Hadi.

Polisi di negara itu tetap bisa memproses laporan Felicia, namun bila ternyata netizen yang dilaporkan berada di Indonesia, tentu polisi SIngapura tidak bisa melanjutkan proses pengusutannya.

“Diproses bisa, tapi mungkin tidak dapat berlanjut jika pemilik akun tidak berada di Singapura. Seharusnya, yang mungkin adalah melaporkannya ke Kepolisian RI jika ingin diproses lebih lanjut,” kata Hadi.

Memang, belum jelas betul di mana gerangan netizen yang dilaporkan Felicia itu tinggal. Felicia melaporkan netizen itu ke polisi Singapura, dan dia mengabarkan lewat akun Instagram-nya, @felicia tissue.

Selanjutnya, sekolas soal masalah Felicia vs netizen:

Share this article

Recent posts

Gempa M 4,3 Terjadi di Jayapura Papua

Gempa bumi terjadi di Jayapura, Papua. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,3. Gempa tersebut terjadi pada Senin (27/9/2021) pukul 00.01 WIB. Gempa tersebut berada di kedalaman 2 km.

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Popular categories

Recent comments