HMI MPO Dorong Alih Kelola Blok Rokan Untungkan Riau

-

Jakarta

Pengelolaan Blok Rokan akan segera beralih dari Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Agustus 2021 mendatang. Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) mengkritisi dinamika ini.

HMI MPO mendorong agar transisi Blok Rokan ini bisa menguntungkan Riau sebagai tuan rumah pertambangan minyak tersebut. Caranya, pemerintah perlu menyiapkan regulasi yang menjamin keuntungan bagi Riau.

“Intervensi itu PP, Perpres, Permen, bila perlu secarik dua carik Perda Riau kalau bisa punya bargaining mengatur tetek bengek pengusahaan Blok Rokan itu. Sehingga impact-nya jelas meningkatkan besaran APBD Riau, dan secara alamiah memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Riau,” kata Sekretaris Jenderal PB HMI MPO, Zunnur Roin, sebagaimana disampaikan keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (15/5/2021).

HMI MPO tidak ingin peralihan kontrak karya Blok Rokan ke Pertamina hanya menjadi peralihan aspek formal pengusahaan antara negara dengan kontraktor migas saja. Provinsi Riau harus berperan. Zunnur yang merupakan putra daerah Riau ini menyampaikan pandangannya.

“Blok Rokan memang di Riau, tapi seluruh stakeholder di Riau tak punya peran teknis yang signifikan terkait peralihan kontrak karya Blok Rokan dari CPI ke Pertamina. Catat itu, betapa minimnya peran provinsi, hukum loh yang mengaturnya ” kata Zunnur yang kini tengah melanjutkan pendidikan master di UNPAD ini.

Sarjana Universitas Islam Riau (UIR) ini juga menyoroti perihal pengelolaan badan usaha adat. Dia tidak ingin pengelolaan semacam itu hanya jatuh menjadi pengelolaan untuk kepentingan sekelompok orang saja. Dia menaruh harapan pada Badan Usaha Milik Adat (BUMA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.

“Kita berharap lebih LAM Riau tidak oportunis tapi sebagai leading sector perjuangan seluruh elemen terkait,” kata Zunnur.

Sekjen PB HMI MPO Zunnur Roin (Dok PB HMI MPO)

Zunnur tetap optimis, Riau mampu memperjuangkan Blok Rokan untuk dapat dimanfaatkan sebagai aspek pembangunan perekonomian daerah.

“Kita harus optimis dengan konsep perjuangan yang lebih otentik, bukan perjuangan yang bercorak sektoral. APBD Riau akan keropos jika metode perjuangannya tidak tepat. Politik hukum dan ekonomi bisnis masih bisa diambil sebagai celah. Memang Kontrak karya berganti, tapi timing-nya lama,” pungkas Zunnur.

Pertamina sendiri optimistis Blok Migas Rokan bakal dongkrak ekonomi Riau. Ini sudah disampaikan Pejabat Sementara Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Haryanto Syafri, 1 Maret lalu.

Selanjutnya, keterangan pihak Pertamina Hulu Rokan (PHR):

Share this article

Recent posts

Gempa M 4,3 Terjadi di Jayapura Papua

Gempa bumi terjadi di Jayapura, Papua. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,3. Gempa tersebut terjadi pada Senin (27/9/2021) pukul 00.01 WIB. Gempa tersebut berada di kedalaman 2 km.

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Popular categories

Recent comments