Wagub DKI Minta Sanksi Lebih Berat Bagi Kafe-Resto Nakal Pelanggar Prokes

-

Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti tempat usaha nakal yang melanggar aturan protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Ia meminta penerapan sanksi lebih berat bagi pelanggar prokes terutama di masa PPKM Mikro ini.

Riza awalnya mengungkapkan cara tempat hiburan mengelabui aparat. Biasanya mereka tetap menutup gerai pada pukul 9 malam sesuai dengan aturan. Tak lama setelah itu, mereka kembali membuka restorannya.

“Jadi memang kami dapat informasi ada tempat-tempat yang mencoba menyiasati PPKM Mikro ini bagaimana caranya tutup jam 9, dia tutup dulu tuh, ketika razia-razia nanti mulai buka lagi jam 12, jam 11, menyiasati aparat,” kata Riza kepada wartawan yang disiarkan di Instagramnya, Jumat (26/2/2021).

Melihat fenomena itu, Riza menyatakan perlunya penegakan hukum yang lebih berat bagi oknum-oknum nakal yang mengelabui aparat. Namun ia tidak merinci lebih jauh sanksi berat apa yang dimaksudnya.

“Bukan mengakui, ada kafe yang mencoba menyiasati yang nakal-nakal begini harus diberi sanksi kalau yang sudah menyiasati sanksinya harus lebih berat, enggak biasa-biasa lagi sanksinya (yang biasa),” tegasnya.

“Yang begini nanti kita beri sanksi yang lebih berat lagi, berarti punya niat yang tidak baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, Satpol PP Jakarta Barat (Jakbar) menutup permanen RM Cafe, Cengkareng, yang menjadi TKP penembakan Bripka CS. Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat mengakui ada sejumlah tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan dan lolos pengawasan.

“Sebenarnya kita tiap hari melakukan pengawasan, bahkan setiap malam kami melakukan tindakan. Tiap malam ada tiga restoran/kafe yang kami lakukan tindakan penutupan 1×24 jam. Dalam bulan Januari saja, Jakarta Barat sudah melakukan penutupan 131 tempat usaha kafe/restoran dan tempat hiburan,” ungkap Tamo kepada wartawan di depan RM Cafe, Jumat (26/2).

“Kalau memang ada yang lolos, kami juga akuin, karena namanya juga pengusaha kafe/restoran ada yang coba-coba,” tambahnya.

Tamo menuturkan pengawasan di wilayahnya berpindah-pindah lantaran wilayah Jakbar memiliki delapan kecamatan.

“Ya karena memang kan pengawasan kita kan berpindah-pindah. Ya jadi kita lakukan umpamanya hari ini di Cengkareng, berarti Oktober fokus di Cengkareng. Kemudian, November pindah lagi kecamatan lain, karena Jakarta Barat ini ada 56 kelurahan, 8 kecamatan,” jelasnya.

Tamo juga mengatakan personel Satpol PP yang siap melakukan pengawasan di atas pukul 21.00 WIB hanya 60 orang. Sementara itu, lanjut dia, ada 5.000 lebih tempat hiburan di wilayah Jakbar.

(dwia/dwia)

Share this article

Recent posts

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Popular categories

Recent comments