Tjahjo Usul Babinsa Ditambah di Desa Rawan Eks Basis PKI dan DI/TII

-

Jakarta

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meminta aparat penegak hukum meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah rawan stabilitas keamanan di Indonesia. Ia mengusulkan agar TNI-Polri menambah personel di wilayah rawan stabilitas.

Ia menjelaskan seusai arahan Presiden Jokowi, Polri diharapkan bisa mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakat. Untuk itu, ia berharap Polri menambah jumlah personel Pembinaan Ketertiban Masyarakat (Bintibmas) dan Polsek di daerah yang padat penduduk.

“Bagaimana khususnya kepolisian arahan Pak Presiden harus mampu menggerakan dan mengorganisir masyarakat. Maka SOTK Polri kami kebut Pak Kapolri, kami juga membuat surat ke bapak kemarin bagaimana setidaknya setiap desa itu ada Bimtibmas, kemudian polsek yang daerah padat penduduk sudah kami sampaikan untuk diperbanyak polseknya,” kata Tjahjo dalam acara Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Polri yang disiarkan di kanal YouTube Kementerian PANRB, Selasa (16/2/2021).

Tjahjo juga memberikan perhatian khusus untuk daerah-daerah wisata. Tjahjo meminta Polres yang ada di daerah wisata agar dinaikan tipenya.

“Yang ketiga penambahan, peningkatan polres, saya sudah keliling ke daerah tujuan wisata, kayak Labuan Bajo, kayak di Toba mungkin polresnya di tingkatkan tipenya,” ucapnya.

Tak hanya Polri, Tjahjo meminta agar TNI mengerahkan personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) ke daerah rawan stabilitas seperti eks basis PKI atau eks basis DI/TII. Tjahjo menilai hal itu memang perlu dilakukan.

“Ini yang kami juga sampaikan ke Asper TNI untuk Babinsa. Di daerah-daerah yang rawan stabilitas, saya kira penempatannya Babinsa bisa di desa rawan stabilitas, apakah itu dulu basis PKI kah, basis DI/TII, saya kira ini perlu,” tutur Tjahjo.

(ibh/knv)

Share this article

Recent posts

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Popular categories

Recent comments