Libur Imlek, Polda Metro Tingkatkan Patroli Cegah Kerumunan Warga

-

Jakarta

Polda Metro Jaya menegaskan pihaknya bakal melarang adanya kerumunan di perayaan Imlek tahun ini. Polisi menyebut akan melakukan patroli untuk memastikan tidak adanya kerumunan warga.

“Kan ada ketentuan oleh pemerintah daerah, pemerintah menyampaikan ada liburan tetapi diimbau untuk tidak melakukan kegiatan di luar di masa PPKM berskala mikro. Kita lakukan patroli-patroli, kita imbau kalau ada kerumunan dilarang, akan kita lakukan penindakan operasi yustisi juga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis (11/2/2021).

Yusri menambahkan, pihaknya akan melakukan patroli untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan. Dia menambahkan, tiap kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan akan segera dibubarkan.

“Kita lakukan patroli dengan preventif straight, kita lakukan. Kemudian kita lakukan penindakan kalau emang ada pelanggaran protokol kesehatan,” ungkap Yusri.

Selain itu, pengawasan protokol kesehatan di klenteng-klenteng juga akan diperhatikan pihaknya. Dia mengimbau tiap orang mengikuti aturan dari PPKM Mikro perihal kapasitas di tempat ibadah.

“Ya semuanya kan sudah jelas aturan dalam PPKM. Kan ada aturan berapa persen terus sudah diimbau oleh pemerintah daerah tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya kumpul-kumpul. Ini yang kita imbau-imbau semua. Dari gugus tugas juga turun, Bhabinkantibmas, Babinsa menyampaikan semua bersama, mudah-mudahan nggak ada kegiatan lah. Kita patroli semua,” beber Yusri.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap kasus aktif COVID-19tidak melonjak di Ibu Kota usai libur tahun baru Imlek. Anies Baswedan meminta warga mengurangi kegiatan bepergian selama libur panjang akhir pekan.

“Beberapa hari ini kita akan ada libur panjang. Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan libur ini bersama keluarga di rumah. Mengurangi kegiatan bepergian, kecuali ada kebutuhan mendasar dan mendesak,” ujar Anies, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (10/2).

Anies berharap, dengan penerapan PPKM Mikro, tingkat kesadaran bisa sampai dengan skala terkecil, yakni hingga tingkat RT. Hal itu disampaikan karena kasus aktif COVID-19 masih terbilang cukup banyak.

“Karena itulah program PPKM tingkat mikro ini diharapkan nantinya bisa membangun kesadaran di tingkat lokal skala kompleks, kampung, RT, RW tentang pentingnya di dalam keluarga untuk menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

(ygs/mea)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments