Tolak Warganya Di-rapid Antigen, Kades di Probolinggo Minta Maaf

-

Probolinggo

Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo turun tangan setelah video pejabat pemerintahan desa di Probolinggo menolak kedatangan petugas saat akan melakukan rapid test terhadap masyarakat. Setelah didatangi, Kepala Desa Banjar Sawah, Tegal Siwalah meminta maaf atas pernyataannya.

“Setelah adanya video statemen dari Kepala Desa Banjar Sawah, mengajak masyarakatnya untuk menolak di-rapid antigen, petugas dari penegakan hukum Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo, bersama tim dari Satgas COVID-19 Kecamatan Tegal Siwalan, mendatangi untuk mengklarifikasi dan kebenaran video tersebut,” Koordinator Gakkum Satgas COVID- 19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).

“Dan hasilnya pihaknya melakukan permintaan maaf atas vidio dibuatnya” imbuhnya.

Video yang beredar luas di medsos dan pesan berantai itu menuai polemik. Apalagi saat ini Satgas COVID-19 sedang berupaya memutus rantai penyebaran Corona.

Irwanto mengatakan setelah diklarifikasi, Kepala Desa Banjar tidak menolak program rapid antigen. Dan, bersedia menjadi orang pertama yang di-rapid antigen.

“Hasil dari klarifikasi petugas Penegakan Hukum Satgas COVID- 19, bersama Satgas COVID- 19 Kecamatan Tegal Siwalan, Kepala Desa Banjar Sawah dan perangkatnya, meminta maaf atas video yang dibuatnya, dan tidak ada sedikitpun menolak program tes rapid antigen untuk warga desanya, dan siap orang pertama di-rapid antigen” tegas Irwanto.

Perlu diketahui Desa Banjar Sawah sendiri masuk zona merah penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo. Guna mengantisipasi penyebaran meluas, rencananya besok, di Desa Banjar Sawah akan dilakukan tes swab antigen massal.

Hingga saat ini total orang terpapar data Dinkes setempat, total sudah 2.457 orang terpapar COVID- 19, yang masih di rawat 265,sembuh 2071, dan meninggal dunia sudah 121 orang.

Sebelumnya, Video berdurasi 2 menit 5 detik itu disebut terjadi di Desa Banjar Sawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jatim.

“Dalam rekaman Kepala Desa Banjar Sawah dan perangkatnya direkam di kantor desa setempat, dengan menggunakan bahasa Madura, nekah bedeh kaber bedeh petugas toron ke desa untuk rapid antigen atau okeran elong, derih kauleh sobung perintah, kauleh menolak petugas melakukan rapid antigen atau okeran elong ke masyarakat, mon bedeh petugas deteng apereksah rapid antigen atau okeran elaong dulih telepon kauleh kauleh siap 24 jam, kauleh siap ajeget tang rakya, seh penting masyarakat mon keluarah bungkoh ngangguy masker dan torok protokol kesehatan” ujar Kepala Desa Banjar Sawah, M Saleh, dalam pernyataan di video yang viral ini seperti dilihat, Jumat (15/1/2021).

Pernyataan tersebut punya arti: ada kabar kalau rencananya petugas akan melakukan pemeriksaan rapid antigen atau masukkan alat ke hidung. Kami selaku kepala desa menolak rakyat saya untuk di-rapid test antigen, dan saya belum memberi izin. Jika ada petugas datang untuk melakukan rapid antigen atau masukkan alat ke dalam hidung, tolong telepon saya. Saya siap 24 jam untuk melindungi rakyatnya. Yang penting masyarakat kalau keluar rumah atau bepergian pakai masker dan patuhi protokol kesehatan.

Dia mengatakan menolak petugas Satgas COVID-19 karena warganya panik dan datang ke rumahnya. Dia mengatakan akan meminta petugas Satgas COVID-19 datang ke kantor desa terlebih dulu.

(idn/idn)

Share this article

Recent posts

Terlalu! Kepsek di Bima NTB Diduga Cabuli 20 Siswi SD

Seorang kepala sekolah (kepsek) di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial HS dilaporkan ke polisi. HS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 20 orang siswi sekolah dasar (SD). Kasus ini pun saat ini tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Kota Bima.

Megawati Dapat Profesor Kehormatan, Jokowi Puji Perjuangkan Wong Cilik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat atas pengukuhan gelar profesor Megawati Soekarnoputri. Jokowi memuji Megawati sebagai sosok yang memperjuangkan wong cilik. "Pertama-tama saya menyampaikan selamat kepada Ibu Megawati Soekarnoputri atas pengukuhan sebagai profesor kehormatan ilmu pertahanan untuk bidang kepemimpinan strategis Universitas Pertahanan Republik Indonesia," kata Jokowi saat memberikan pidato pengukuhan gelar profesor kehormatan Megawati lewat…

Komisi VIII Ungkap Sulitnya Berangkatkan Haji: Tak Seperti Serang ke Jakarta

Pemerintah secara resmi telah mengumumkan bahwa Indonesia tidak akan memberangkatkan warganya untuk ibadah haji ke Arab Saudi tahun 2021. Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengungkap sejumlah kendala yang dihadapi jika memberangkatkan haji di tengah pandemi Corona.

5 Gerai McD di Jakbar Ditutup Imbas Kerumunan Order BTS Meal

Lima gerai McDonald's di Jakarta Barat ditutup sementara. Penutupan ini imbas kerumunan ojek online yang menerima orderan BTS Meal. Lima gerai McDonalds yang ditutup di Jakarta Barat, yaitu dua gerai McDonalds di Kembangan, dua gerai McDonalds di Kebon Jeruk dan satu gerai McDonalds di Palmerah.

Bobby Jelaskan soal Batas Usia 60 Tahun Penerima Dana Pelayan Warga

Wali Kota Medan Bobby Nasution membuat batasan bagi penerima dana jasa pelayanan kepada warga pelayan masyarakat. Bobby menjelaskan soal alasan batas usia 60 tahun bagi para penerima dana tersebut. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 17/2021 tentang Pemberian Dana Jasa Pelayanan Kepada Warga Pelayan Masyarakat. Batas usia tersebut tertera di poin ke-38…

Popular categories

Recent comments