Dilarang Pemerintah, FPI Sulsel: Ininnalillahi Ini Musibah Untuk Umat Islam

-

Makassar

Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan angkat bicara terkait pelarangan aktivitas, simbol dan atribut FPI di wilayah hukum Indonesia oleh Pemerintah Pusat. FPI Sulsel menyebut pelarangan organisasinya sebagai musibah.

“Saya mau ucapkan begini, Innalillahi wa inna ilahi rajiun, ini musibah untuk umat Islam. Semua dari Allah dan akan kembali ke Allah juga,” ujarJuru Bicara FPI Sulsel, Arman Rachman kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Arman mengatakan FPI Sulsel sudah menerima informasi pelarangan FPI oleh Pemerintah Pusat. FPI Sulsel mengikuti sikap DPP FPI terkait pelarangan tersebut.

Lebih lanjut Arman menyebut pelarangan organisasinya oleh Pemerintah Pusat sebagai hal yang biasa, sebab sejak 2015 lalu FPI telah mendapat peringatan dari Pemerintah tentang rencana pelarangan organisasinya.

“Akan dibubarkan, akan dibubarkan, terus seperti itu. Kami juga merasa tidak menjadi masalah karena itu tergantung pemerintahnya. Kami tetap berjuang untuk negara dan bangsa ini, agama,” katanya.

Anggota FPI Sulsel juga banyak menghubungi Armand terkait pelarangan FPI. Dia sudah memberikan pengertian kepada anggotanya terkait pelarangan tersebut.

“Bahwa pergerakan menegakan amar ma’ruf nahi munkar bukan sesuatu yang mudah. Kami memang dari awal-awal diwanti-wanti, kami diingatkan jangan takut, jangan krasak-krusuk ketika ada pernyataan pembubaran,” imbuhnya.

Meski begitu, phaknya akan bermusyawarah dengan seluruh jaringan FPI yang ada di Indonesia atas keputusan pemerintah ini.

(nvl/nvl)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments