Penjelasan Pemprov DKI tentang Soal Ujian ‘Anies Diejek Mega’

-

Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memberikan penjelasan terkait soal ujian sekolah yang menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Pemprov DKI menyebut pihaknya telah menegur guru yang membuat soal ‘Anies diejek Mega’ tersebut.

Kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menerangkan pihaknya telah melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian tersebut. Dia tidak mengungkap sekolah yang dimaksud, juga identitas kepala sekolah dan guru yang terkait.

Menurut pengakuan mereka, soal tersebut dibuat karena terdapat unsur kompetensi pada mata pelajaran mengenai pembentukan karakter, integritas, sabar, dan tanggung jawab. Pengakuan kepala sekolah dan guru, redaksionalnya memang memiliki kesamaan nama tapi tidak ada maksud mendukung maupun mencemarkan nama baik pejabat publik.

“Dinas Pendidikan tidak pernah mengimbau kepada guru di sekolah untuk membuat soal ujian sekolah dengan menyebutkan nama pejabat publik tertentu dan telah mengarahkan guru yang membuat soal ujian sekolah tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,” kata Nahdiana melalui rilis di situs PPID DKI Jakarta, Sabtu (12/12/2020).

Nahdiana menyebut Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengimbau kepada para ASN, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, untuk tetap menjaga netralitas ASN. Dia mengatakan soal itu berpotensi melanggar netralitas ASN.

“Karena hal tersebut berpotensi menjadi unsur pelanggaran netralitas terhadap posisi ASN,” tuturnya.

Share this article

Recent posts

Gempa M 4,3 Terjadi di Jayapura Papua

Gempa bumi terjadi di Jayapura, Papua. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,3. Gempa tersebut terjadi pada Senin (27/9/2021) pukul 00.01 WIB. Gempa tersebut berada di kedalaman 2 km.

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Popular categories

Recent comments