Kata Trump Soal Terinfeksi Virus Corona: Ini Berkat dari Tuhan

-

Washington DC

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut bahwa dirinya yang terkena virus Corona (COVID-19) merupakan ‘berkat dari Tuhan’. Trump menyebut dirinya yang positif Corona mendapatkan perawatan eksperimental, yang dijanjikannya akan tersedia gratis untuk seluruh warga AS nantinya.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (8/10/2020), Trump menyampaikan hal tersebut dalam pesan video pertamanya usai keluar dari rumah sakit. Dalam pesannya, Trump menekankan bahwa dirinya merasa baik-baik saja sejauh ini. Tidak diketahui pasti apakah Trump masih positif Corona hingga sekarang.

“Saya pikir ini adalah berkat dari Tuhan bahwa saya mendapatkannya (virus Corona-red). Ini adalah berkat terselubung,” ucap Trump dalam pesan videonya.

Dia menambahkan bahwa pengobatan dari Regeneron Pharmaceuticals Inc telah memungkinkan dirinya merasakan secara langsung betapa efektifnya pengobatan itu. Trump yang dikritik secara luas atas respons lambat dalam menghadapi pandemi Corona yang telah menewaskan lebih dari 210 ribu warga AS ini, juga menyinggung soal pengobatan serupa dari Eli Lilly and Co.

“Saya ingin Anda mendapatkan apa (pengobatan-red) yang saya dapat. Dan saya akan membuatnya gratis,” cetusnya.

Waktu pesan video itu direkam tidak diketahui secara jelas. Trump menyebut bahwa dirinya telah kembali bekerja di Gedung Putih ‘sehari lalu’, menunjukkan bahwa dia bicara pada Selasa (6/10) waktu setempat. Namun Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows, menyatakan pesan video itu direkam pada Rabu (7/10) pagi waktu setempat.

Dirilisnya pesan video ini menyusul pernyataan Gedung Putih soal kembalinya presiden berusia 74 tahun itu ke Ruang Oval Gedung Putih pada Rabu (7/10) waktu setempat. Gedung Putih menyatakan Trump kembali bekerja dan mendapat briefing soal pembicaraan stimulus ekonomi dan soal badai Delta.

Dijelaskan juga oleh seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya bahwa Trump masuk ke kantornya di Ruang Oval melewati Rose Garden untuk menghindari lorong Gedung Putih dan membuat orang lain terpapar Corona. Meadows menegaskan bahwa Gedung Putih sangat membatasi akses ke Ruang Oval, kantor Presiden AS.

Pakar: Trump Harusnya Berada di RS Lebih Lama Usai Positif Corona:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments