Jejak Kaki Manusia dari 120 Ribu Tahun Lalu Ditemukan di Arab Saudi

-

Riyadh

Komisi Warisan Arab Saudi baru saja mengungkap penemuan situs arkeologi baru yang berusia 120.000 tahun. Situs itu menunjukkan jejak kaki manusia purba.

Dilansir AFP, Jumat (18/9/2020), melalui upaya bersama tim penggalian lokal dan internasional, jejak kaki manusia, gajah, dan predator ditemukan di sekitar danau kering purba di pinggiran Tabuk, di wilayah barat laut Kerajaan Saudi.

Hal ini menandai penemuan ilmiah pertama dari tempat tinggal manusia tertua di Jazirah Arab serta memberikan gambaran langka tentang kondisi kehidupan orang-orang di wilayah tersebut selama perjalanan mereka.

Tim tersebut dapat mengidentifikasi jejak kaki tujuh manusia, 107 unta, 43 gajah dan jejak hewan lain dari spesies ibex dan sapi, menunjukkan bahwa mereka bergerak dalam kelompok dewasa dan keturunan.

Fosil gajah dan tulang kijang juga ditemukan. Penemuan ini disebut membantu para peneliti dalam menggambarkan sejarah.

“Penemuan seperti ini membantu kita untuk mengkontekstualisasikan sejarah kerajaan, memungkinkan kita untuk lebih memahami perjalanan nenek moyang kita dari peradaban kuno ke tempat kita saat ini. Kerajaan ini bangga dengan beberapa warisan terkaya di kawasan itu selama ribuan tahun, dan penemuan ini menunjukkan apa yang dapat dipelajari dari lanskap Arab Saudi yang beragam,” kata Dr Jasir Alherbish, kepala eksekutif dari Komisi Warisan selama konferensi pers.

“Sebuah tim yang terdiri dari arkeolog dan peneliti Saudi yang berkualifikasi tinggi bekerja bersama mitra internasional kami untuk mengungkap, mendokumentasikan, dan melestarikan harta yang telah digali ini. Kami berharap penemuan seperti itu akan menginspirasi generasi berikutnya dari sejarawan dan arkeolog Saudi, karena kami terus mengungkap lebih banyak sejarah kerajaan yang tak terhitung,” lanjutnya.

Tetapi penelitian selama dekade terakhir menunjukkan bahwa hal ini tidak selalu terjadi – karena variasi iklim alami, ia mengalami kondisi yang jauh lebih hijau dan lebih lembap dalam periode yang dikenal sebagai interglasial terakhir.

Share this article

Recent posts

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Popular categories

Recent comments