Warga Positif Corona Ikut Kebaktian Gereja AS, 180 Orang Berpotensi Tertular

-

California

Seorang warga di California, Amerika Serikat (AS), dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) setelah mengikuti sebuah kebaktian di salah satu gereja setempat. Sekitar 180 orang lainnya berpotensi tertular virus Corona akibat satu orang ini dan mereka diminta melakukan karantina mandiri.

Seperti dilansir CNN, Senin (18/5/2020), otoritas Kesehatan Publik Butte County menyatakan bahwa individu yang tidak disebut namanya ini dinyatakan positif virus Corona sehari usai mengikuti kebaktian di salah satu gereja pada 10 Mei lalu. Dia kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Kehadiran individu ini dalam kebaktian di gereja itu membuat 180 orang lainnya berpotensi tertular virus Corona. Oleh karena itu, orang-orang yang menghadiri kebaktian yang sama telah diberitahu soal paparan virus Corona itu dan mendapat instruksi dari otoritas kesehatan setempat untuk melakukan karantina mandiri.

Otoritas setempat tengah berupaya untuk melakukan tes Corona untuk semua orang yang menghadiri kebaktian yang sama dengan orang yang positif Corona itu.

Hingga Minggu (17/5) sore waktu setempat, otoritas negara bagian California melaporkan lebih dari 78.800 kasus virus Corona. Lebih dari 3.200 orang meninggal akibat virus Corona di negara bagian ini.

Insiden terbaru ini menyoroti perselisihan antara organisasi keagamaan dan otoritas publik yang berupaya keras membatasi penyebaran virus Corona. Sejumlah gereja di AS terus menggelar aktivitas massal, meskipun ada perintah untuk tetap di rumah selama pandemi Corona.

“Pada saat ini, organisasi yang menggelar ibadah atau perkumpulan massal menempatkan kesehatan dan keselamatan jemaat mereka, masyarakat umum dan kemampuan lokal kita dalam risiko besar,” sebut Direktur otoritas Kesehatan Publik Butte County, Danette York.

Gubernur California, Gavin Newsom, memberlakukan perintah tetap di rumah dan melarang acara berkumpul dengan berapapun pesertanya sejak Maret lalu. Sementara sejumlah pembatasan mulai dicabut secara bertahap, aktivitas keagamaan secara massal masih dilarang.

Kasus serupa terjadi di Sacramento County pada bulan lalu, dengan 71 orang yang terkait pada satu gereja setempat belakangan dinyatakan positif virus Corona.

(nvc/ita)

Share this article

Recent posts

Gempa M 4,3 Terjadi di Jayapura Papua

Gempa bumi terjadi di Jayapura, Papua. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,3. Gempa tersebut terjadi pada Senin (27/9/2021) pukul 00.01 WIB. Gempa tersebut berada di kedalaman 2 km.

Bupati Tapteng Bangun Kembali 2 Rumah Warga Manduamas yang Terbakar

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mendapat laporan 2 unit rumah warganya terkena musibah kebakaran. Bakhtiar pun segera melakukan tindakan cepat untuk membantu dan membangun kembali dua rumah warganya yang mengalami kebakaran di Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Tapteng.

Azis Syamsuddin Bungkam Setelah Ditahan KPK

KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dalam kasus suap penanganan perkara dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah. Azis bungkam setelah ditahan oleh KPK. Pantauan detikcom pada pukul 01.03 WIB, Sabtu (25/9/2021), Azis keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, tanpa memberikan sepatah kata pun. Dengan tangan terborgol dan berompi tahanan…

Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Popular categories

Recent comments