5,57 Juta Orang di Tempat Asal Virus Corona di China Kembali Bekerja

-

Beijing

Sekitar 5,57 juta orang di wilayah Provinsi Hubei, China, telah kembali bekerja setelah larangan perjalanan terkait pandemi virus Corona dicabut. Otoritas kesehatan China melaporkan 39 kasus baru virus Corona dalam sehari, dengan sebagian besar didominasi kasus impor atau dari luar negeri.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua News Agency, Senin (6/4/2020), laporan Departemen Sumber Daya Manusia dan Keamanan Sosial Provinsi Hubei menyebut bahwa 5,57 juta orang di provinsi yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus Corona tersebut, kembali bekerja pada Jumat (3/4) lalu.

Dari jumlah itu, sebanyak 3,46 juta orang kembali ke tempat-tempat kerja di luar Provinsi Hubei. Tiga provinsi, yakni Provinsi Guangdong, Provinsi Zhejiang dan Provinsi Jiangsu, menjadi tiga tujuan teratas.

Seorang pejabat setempat menyatakan, otoritas Provinsi Hubei menyediakan 22.600 perjalanan bus charter dan 60 rangkaian kereta api untuk mengantarkan 630 ribu pekerja migran, dari rumah ke pabrik-pabrik di provinsi lain saat operasional pabrik-pabrik di China kembali normal.

Tidak ada laporan kasus baru virus Corona di Provinsi Hubei pada Sabtu (4/4) dan Minggu (5/4) waktu setempat.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) dalam pengumuman pada Senin (6/4) waktu setempat, melaporkan 39 kasus baru virus Corona dalam sehari. Jumlah itu terdiri dari 38 kasus impor — penularan di luar negeri — dan satu kasus domestik — penularan lokal — di Provinsi Guangdong.

Dari 38 kasus impor yang baru dilaporkan, sekitar 20 kasus di antaranya ada di Provinsi Heilongjiang. Kasus-kasus impor di wilayah ini disebut muncul dari sekelompok warga China yang baru pulang dari Rusia. Jumlah total kasus impor di China daratan kini mencapai 951 kasus.

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments