Pesta Sabu saat Family Gathering di Puncak, 22 Warga Jakut Ditangkap

-

Jakarta

Polisi menggerebek puluhan orang yang sedang melakukan family gathering di sebuah vila di Puncak, Cianjur, Jawa Barat. Total ada 22 orang yang diamankan di vila tersebut yang diduga sedang pesta narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan kasus ini terungkap setelah polisi menangkap 2 pengedar sabu, DW dan RZ, Mei 2021 lalu. Polisi kemudian melaukan pengembangan dengan memantau bandar di Kampung Bahari.

Guruh menambahkan polisi lalu mendapat informasi warga Kampung Bahari akan melakukan pesta sabu di sebuah vila kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (2/6) lalu. Polisi lalu melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku ini ke vila tersebut.

“Unit Satuan narkoba mendapat informasi bahwa target yang berada di Kampung Bahari akan menuju ke wilayah Puncak, akan bersama-sama dengan satu kelompoknya sebanyak 50 orang rencana, yang akan melaksanakan pesta sabu di atas, di daerah Puncak sana,” ujar Guruh, saat jumpa pers di kantornya, Polres Metro Jakut, Jl Yos Sudarso, Koja, Jakut, Jumat (4/6/2021).

Guruh mengatakan polisi lalu melakukan penangkapan dan penggeledahan ke sebuah mobil di dekat vila tersebut. Sebanyak 4 orang diamankan dari dalam mobil tersebut.

“Setelah diinterogasi benar, mereka akan mengadakan pesta narkoba,” lanjutnya.

5 Bandar Ditangkap di Kampung Bahari

Kombes Guruh menerangkan polisi langsung menuju vila dan melakukan penggerebekan. Tes urine kemudian dilakukan dan polisi mengamankan 27 orang, dan 5 di antaranya merupakan bandar besar di Kampung Bahari, yakni HS alias Bodrex, AR alias Lopes, MS alias Muss, IR, dan AL.

“Dari hasil pemeriksaan urine dengan hasil 23 laki-laki dan 4 perempuan positif methapethamine. Yang ada di depan saya ini (22 orang) ada beberapa orang, ini ada peserta dari kampung bahari (yang ikut melakukan pesta sabu). Setelah dicek ternyata mereka semua positif,” jelasnya.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa 1 klip sabu dengan berat 3,78 gram, 1 klip plastik berisi 2 ekstasi, 2 klip sabu seberat 0,48 gram dan 0,40 gram, dan 3 bong. Atas perbuatannya, HS alias Bodrex, AR alias Lopes, MS alias Muss, IR, dan AL dijerat Pasal 114 subsider 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.

“Untuk 22 orang yang merupakan peserta pesta sabu, direhabilitasi,” tambah Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ahsanul Muqaffi.

(sab/mea)

Share this article

Recent posts

Ini adalah beberapa tilikan untuk meningkatkan sistem menang di alat online

Slot online sedang naik patera. Anda sekarang siap memutar gulungan dalam ruang tamu Kamu dan bahkan saat bekerja. Anda bukan perlu melakukan...

Apakah Slot Online Ini?

Kasino slot online sangat serupa dengan yang tradisional, kecuali Anda tidak bertaruh dengan duit sungguhan. Sebagai gantinya, Anda bermain beserta versi virtual...

Ada banyak peluang menghasilkan uang di slot online

Pernahkah Anda bertanya-tanya gimana mesin slot beroperasi secara online? Ini adalah kebenaran sederhana bahwa mesin slot online bekerja secara cara yang...

Amat mudah untuk membela slot yang sadis Berlapis Barat

Dengan slot radikal di web, tokoh dapat memainkan gulungan kapan saja dan di mana aja Anda suka. Kita tidak perlu menjumpai...

Temukan Kasino Online Tertinggi untuk Bermain Slot

Pemain slot online dapat mereguk kesenangan luar konvensional sambil tetap berpengaruh dalam privasi serta kenyamanan rumah mereka. Saat bermain permainan mesin...

Popular categories

Recent comments