Viral Geng Motor Lempar Batu-Petasan ke Perkampungan Warga di Jakbar

-

Jakarta

Sebuah video yang menunjukkan puluhan remaja sedang berkumpul di sebuah perkampungan viral di media sosial. Terlihat para remaja tersebut membawa serta senjata tajam dan batu.

Dalam video tersebut, tidak hanya satu remaja yang terlihat membawa parang. Beberapa dari mereka juga terlihat membawa batu yang kemudian dilempar entah mengarah ke mana.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Thalib 1, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Aksi itu disebut terjadi pada Minggu (22/8) dini hari.

“Woi woi woi ngen*** lo,” teriak salah satu orang yang terekam dalam video tersebut.

Konfirmasi Polisi

Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Lalu Musti Ali membenarkan peristiwa tersebut. Namun, peristiwa itu bukanlah tawuran seperti yang tercantum dalam keterangan video.

“Jadi bukan tawuran tapi ada anak-anak geng motor masuk ke gang-gang (perkampungan) lempar-lempar warga sekitar jadi keluar. Ada yang lempar batu, ada beberapa bawa senjata untuk halau mereka,” kata Lalu.

Kemudian, diketahui geng motor ini juga membawa serta petasan untuk dilempar ke arah warga. Lalu mengatakan jika mereka sempat menyalakan kembang api di sekitar gang tersebut.

“Karena malam di dalam jadi nggak sempat (kelihatan jumlah pelaku). Mereka (warga) tahunya rame aja ledakan kembang api di dalam gang itu,” jelas Lalu.

Selanjutnya, Lalu mengatakan jika wilayah Tamansari selama tiga bulan terakhir sudah ada tiga kejadian serupa. Namun, baru kali ini kejadian penyerangan tersebut berada di perkampungan bukan di jalan besar seperti biasanya.

“Sekarang kami kecolongannya mereka (geng motor lakukan aksi) bukan hanya di jalan besar tapi sudah ke masuk ke gang jalan di dalam kampung,” jelas Lalu.

Hingga kini belum diketahui motif dari kelompok geng motor menyerang perkampungan tersebut. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan turut memeriksa keterangan masyarakat sekitar.

“Kami masih lidik apakah ada masalah orang kampung situ sehingga mereka masuk kesitu, cuman orang kampung nggak ada kenal sama orang-orang yang nyerang ini,” jelas Lalu.

“Belum (tahu motifnya), maka mau kami gali karena informasi warga posisi didatangi. Maka kami gali apakah ada tantangan, masih kami lidik,” sambungnya.

(maa/maa)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments