Anggu Cerita Dapat Proyek Usai Beri Ratusan Juta ke Adik Nurdin Abdullah

-

Makassar

Pengusaha pemberi suap ke Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah, Agung Sucipto alias Anggu menceritakan mendapat proyek usai memberi uang ratusan juta rupiah kepada adik Nurdin Abdullah, Karaeng Nawang. Uang senilai Rp 150 juta diberi kepada Karaeng Nawang sebagai ucapan terimakasih.

Hal ini diungkapkan Anggu saat dirinya diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus suap Nurdin Abdullah di Pengadilan Tipikor Ngeri Makassar, Kamis (1/7/2021). Jaksa KPK Muhammad Asri Irwan pada awalnya bertanya kepada Anggu soal awal muka ia berkenalan dengan Nurdin Abdullah.

“Sejak kapan kenal Nurdin Abdullah,” ujar Jaksa KPK kepada Anggu di persidangan.

Menerima pertanyaan itu, Anggu mengaku mengenal Nurdin sejak Nurdin menjadi Bupati Bantaeng, tepatnya tahun 2013 atau dua tahun setelah Nurdin menjabat sebagai Bupati Bantaeng.

“Pada saat itu saya dalam perjalanan dari Bulukumba ke Makassar kemudian ada kawan saya Pak Petrus, kebetulan saya telepon dia bilang saya ada di Rujab Bupati (Bantaeng). Sejak saat itulah saya kenal dengan Bupati Bantaeng, saya mampir dan dikenalkan,” kenang Anggu.

Sejak saat itu, Anggu juga mengaku kenal dengan adik bungsu Nurdin Abdullah yang kemudian akrab ia sapa dengan Karaeng Nawang. Anggu juga mengatakan, awal mulanya ia hanya akrab dengan adik Nurdin itu hingga melalui perantaranya itulah Anggu mendapatkan proyek di tahun 2014.

“Bagaimana hubungan dengan Karaeng Nawang?” tanya jaksa.

Anggu kemudian mengaku bahwa sekali-sekali ia bertemu dengan Karaeng Nawang dimana saat itu ia mendapat arahan ikut mendaftar untuk mengerjakan proyek di Pemkab Bantaeng.

“Sekali-sekali saja, kalau ada arahan, ada tender saya suruh staf saya ikut mendaftar,” jawab Anggu.

Kemudian Jaksa menanyakan apakah saat ikut tender proyek di Pemkab Bantaeng, Anggu dibantu Nurdin Abdullah. Anggu kemudian mengaku hanya dibantu oleh Karaeng Nawang. Sementara dengan Nurdin Anggu mengaku belum ada kedekatan.

“Sepertinya tidak ada Pak (proyek atas bantuan Nurdin), hanya melalui Karaeng Nawang, saya belum mendekat ke Bupati,” tutur Anggu.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Share this article

Recent posts

Pesta Ultah Seleb TikTok Juyyputri Berujung Denda Belasan Juta

Pesta ulang tahun (ultah) seleb TikTok Juyyputri saat PPKM berbuntut panjang. Juyyputri dan sejumlah pihak terkait harus bertanggungjawab dengan membayar denda hingga belasan juta. Acara pesta ulang tahun ke-18 Juyyputri itu digelar pada Rabu (21/7) di sebuah hotel di Kota Bekasi. Saat itu, PPKM Darurat di Jawa dan Bali masih diterapkan.

Dukung Jabar Provinsi Digital, bank bjb Akselerasi Penerapan ETPD

bank bjb turut mengakselerasi terwujudnya Jabar Digital Province atau Jawa Barat Provinsi Digital melalui penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).Dalam hal ini, bank bjb tengah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Jabar. Upaya ini dilakukan untuk menetapkan arah kebijakan implementasi ETPD dan memastikan percepatan serta perluasan digitalisasi…

Gelar Pesta Ultah Saat PPKM, Seleb TikTok Juyy Putri Minta Maaf

Seleb TikTok Juyy Putri dihujani kritik karena menggelar pesta ulang tahun di masa PPKM darurat. Juyy Putri kemudian meminta maaf setelah video pesta ulang tahunnya viral di media sosial. "Assalamualaikum Wr. Wb. Jadi di video kali ini aku mau minta maaf kepada semuanya atas kecerobohan dan kelalaian aku mengadakan acara ulang tahun di saat PPKM…

Video Saat Mustang GT500 Terbakar di Pondok Indah

Mobil sport Mustang V8 terbakar di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, sore tadi. Api melahap hangus bodi mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Popular categories

Recent comments