Polisi Kaji Peniadaan Jalur Sepeda Permanen, DKI Pastikan Tetap Lanjut

-

Jakarta

Polisi mengkaji peniadaan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut pembangunan jalur sepeda akan terus berlanjut.

“Jalur sepeda tetap akan dilanjutkan pembangunannya,” ujar Syafrin, di pos pemeriksaan Tol Jakarta-Cikampek Km 34, Bekasi, Minggu (16/5/2021).

Syafrin menjelaskan pembangunan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin dilakukan dengan perencanaan matang dan komprehensif. Semua stakeholder diundang dalam perencanaan pembangunan ini.

Dia menambahkan jalur sepeda dibangun tidak dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta. Jalur sepeda permanen, sambungnya, dibangun dengan memakai Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lokasi atau Lahan (SP3L).

“Jadi anggarannya tidak menggunakan APBD, tetapi menggunakan kewajiban pihak ketiga, SP3L namanya. Dan ini yang tentu dilanjutkan pembangunannya. Tentu sesuai perencanaan, sampai dengan 2030 akan disiapkan sekitar 500 kilometer jalur sepeda. Dan itu akan kombinasi. Ada jalur sepeda yang sifatnya mix traffic, ada jalur sepeda yang sifatnya dengan permanen dengan ada pembatasan fisik,” jelas Syafrin.

Lebih lanjut, Syafrin menerangkan pembangunan jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin merupakan program Pemprov DKI Jakarta yang sudah dikaji melalui kajian panjang. Proses kajian dilakukan sejak 2012.

“Tentu pertama adalah pembangunan jalur sepeda permanen ini menjadi program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah melalui proses yang panjang. Sejak 2012 kita ketahui sudah ada keputusan gubernur terkait dengan pembangunan jalur sepeda di Jakarta, termasuk penyediaan jalur sepeda permanen. Tahun ini setelah melalui kajian yang panjang, maka dipilih adalah jalur Sudirman-Thamrin,” jelasnya.

“Kami dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentu yang kami akan dorong adalah bagaimana upaya kita bersama untuk mensosialisasikan keberadaan jalur ini kepada masyarakat sehingga masyarakat yang tadinya biasa melakukan pelanggaran, tidak tertib dalam berlalu lintas, itu ke depan dalam melakukan berkendara di jalan, itu lebih disiplin,” tambah dia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga ‘Evakuasi Lansia yang Terjepit di Rongga Beton Pembatas Jalur Sepeda’:

[Gambas:Video 20detik]

Share this article

Recent posts

Terlalu! Kepsek di Bima NTB Diduga Cabuli 20 Siswi SD

Seorang kepala sekolah (kepsek) di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial HS dilaporkan ke polisi. HS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 20 orang siswi sekolah dasar (SD). Kasus ini pun saat ini tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Kota Bima.

Megawati Dapat Profesor Kehormatan, Jokowi Puji Perjuangkan Wong Cilik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat atas pengukuhan gelar profesor Megawati Soekarnoputri. Jokowi memuji Megawati sebagai sosok yang memperjuangkan wong cilik. "Pertama-tama saya menyampaikan selamat kepada Ibu Megawati Soekarnoputri atas pengukuhan sebagai profesor kehormatan ilmu pertahanan untuk bidang kepemimpinan strategis Universitas Pertahanan Republik Indonesia," kata Jokowi saat memberikan pidato pengukuhan gelar profesor kehormatan Megawati lewat…

Komisi VIII Ungkap Sulitnya Berangkatkan Haji: Tak Seperti Serang ke Jakarta

Pemerintah secara resmi telah mengumumkan bahwa Indonesia tidak akan memberangkatkan warganya untuk ibadah haji ke Arab Saudi tahun 2021. Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengungkap sejumlah kendala yang dihadapi jika memberangkatkan haji di tengah pandemi Corona.

5 Gerai McD di Jakbar Ditutup Imbas Kerumunan Order BTS Meal

Lima gerai McDonald's di Jakarta Barat ditutup sementara. Penutupan ini imbas kerumunan ojek online yang menerima orderan BTS Meal. Lima gerai McDonalds yang ditutup di Jakarta Barat, yaitu dua gerai McDonalds di Kembangan, dua gerai McDonalds di Kebon Jeruk dan satu gerai McDonalds di Palmerah.

Bobby Jelaskan soal Batas Usia 60 Tahun Penerima Dana Pelayan Warga

Wali Kota Medan Bobby Nasution membuat batasan bagi penerima dana jasa pelayanan kepada warga pelayan masyarakat. Bobby menjelaskan soal alasan batas usia 60 tahun bagi para penerima dana tersebut. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 17/2021 tentang Pemberian Dana Jasa Pelayanan Kepada Warga Pelayan Masyarakat. Batas usia tersebut tertera di poin ke-38…

Popular categories

Recent comments