Dinkes Nilai Kasus Corona di Riau Naik Tajam Gara-gara Bukber

-

Pekanbaru

Kasus positif COVID-19 di Riau terus meningkat tajam. Dinkes Riau menilai kasus Corona di Riau naik tajam gara-gara warga tak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sudah hampir setiap saat bahas ini. Ya naik, sama-sama kita ketahui karena masyarakat tak disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani, Jumat (30/4/3021).

Mimi menilai buka puasa bersama, kumpul-kumpul dan kafe yang masih buka menjadi penyebab kasus Corona di Riau naik. Masyarakat, katanya, hanya mematuhi protokol kesehatan saat melihat petugas.

“Kasus naik, buka bersama jalan, kumpul-kumpul jalan, kafe-kafe masih buka. Ada pengawasan, pergi petugas, balik lagi, ya kedisiplinan belum diterapkan,” imbuhnya.

Mimi menyebut pengawasan belum bisa dilakukan secara maksimal saat berbuka puasa. Sebab, petugas juga sibuk dengan aktivitas berbuka.

“Pengawasan dilakukan, tapi tidak bisa 24 jam. Kasus semakin tinggi, dampak semakin berbahaya, ada peningkatan kasus, meninggal. Soal buka puasa, pengawasan sudah ada bagian. Ya yang tahu jalan atau tidak ya yang melihat,” kata Mimi.

“Orang yang mengawasi juga perlu buka puasa. Kalau sudah ada instruksi dari kepala daerah harusnya dijalankan. Jadi kluster tertinggi itu klaster keluarga,” kata Mimi lagi.

Kasus Corona di Riau meningkat drastis sepekan terakhir. Pada Kamis (29/4), ada 579 kasus positif Corona baru di Riau.

Secara kumulatif, ada 43.756 kasus Corona di Riau. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di Sumatera.

Dari jumlah itu, ada 37.925 orang yang telah dinyatakan sembuh. Selain itu, ada 1.071 orang yang meninggal dunia.

(ras/haf)

Share this article

Recent posts

Video Saat Mustang GT500 Terbakar di Pondok Indah

Mobil sport Mustang V8 terbakar di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, sore tadi. Api melahap hangus bodi mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Popular categories

Recent comments