Jika Ada KITAS, WNA dari India Bisa Beraktivitas di RI Usai Karantina

-

Jakarta

Ada 153 WNA dari India masuk ke Indonesia. Sebanyak 141 orang dikarantina dan 12 WNA India lainnya dinyatakan positif COVID-19. Lalu, apakah para WNA India ini nantinya akan dipulangkan?

“Kalau ada izin KITAS-nya (Kartu Izin Tinggal Terbatas) bisa (para WNA India itu melakukan aktivitas di Indonesia usai karantina),” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi, Minggu (25/4/2021).

Nadia menambahkan 141 WNA India ini masih dikarantina dan dilarang keluar dari hotel. Karantina, lanjutnya, dilakukan selama 14 hari.

Dia mengatakan dipulangkan atau tidaknya para WNA ini ke negara asalnya merupakan kebijakan pihak imigrasi.

“Bukan deportasi kan izinnya sudah ada, ini kewenangan imigrasi kalau deportasi, ya,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus juga mengiyakan para WNA India bisa melakukan di Indonesia usai melakukan karantina selama 14 hari.

“Nanti 14 hari dia (para WNA India melakukan karantina). Bagaimana kalau sudah negatif? Dia akan sesuaikan, mereka itu kan ada yang KITAS, ada yang kunjungan, gitu lho. Mereka yang punya KITAS ya silakan (melanjutkan aktivitas di Indonesia), kalau dia negatif kenapa harus dideportasi. Iya (bisa melakukan aktivitas seperti biasa),” ujar Yusri.

Sebelumnya, WNA India yang dinyatakan negatif Corona tetap dikarantina 14 hari di salah satu hotel di Jakarta Barat (Jakbar).

“Dari 153 (WN India) kurangi 12 yang positif, jadi 141 ini dipusatkan di Hotel Holiday Inn (Jakbar),” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat, Sabtu (24/4).

(sab/isa)

Share this article

Recent posts

Video Saat Mustang GT500 Terbakar di Pondok Indah

Mobil sport Mustang V8 terbakar di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, sore tadi. Api melahap hangus bodi mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Popular categories

Recent comments