JoMan Desak Sofyan Djalil Didepak, Jubir BPN Anggap Kasak-kusuk

-

Jakarta – Jokowi Mania (JoMan) menilai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil merupakan salah seorang menteri yang layak di-reshuffle. Juru bicara BPN Taufiqulhadi mempertanyakan maksud JoMan.

“Entah apa maksud JoMan menyampaikan kasak-kusuk yang sifatnya seakan lebih akurat dari pengambil keputusan sendiri,” kata Taufiqulhadi, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Menurut Taufiqulhadi, hingga kini belum ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet. Yang ada, sebut dia, para pihak yang di luar kabinetlah yang menginginkan adanya reshuffle.

“Soal reshuffle adalah hak prerogatif presiden. Tapi belum ada pembicaraan sama sekali soal reshuffle kabinet sejauh ini. Yang ada hanya kasak-kusuk di luar, termasuk dari JoMan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Taufiqulhadi menjelaskan, kalaupun akan ada reshuffle, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberi tahu para pimpinan partai koalisi. Ketua DPP NasDem itu menyebut proses tersebut selalu dilakukan Jokowi setiap kali akan ada reshuffle.

“Soal reshuffle, pasti presiden akan menyampaikan dulu kepada pimpinan-pimpinan partai koalisi pendukungnya. Itulah sikap Presiden selama ini. Itu sebabnya, partai seperti NasDem tidak pernah goyah dan ragu mendukung Pak Jokowi,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer atau Noel mengabarkan Jokowi tengah merumuskan pergantian sejumlah menteri pada bulan ini. Versi JoMan, ada lima menteri yang layak di-reshuffle, di antaranya Menteri Pertanian Yasin Limpo, Menteri Agraria Sofyan Djalil, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Reshuffle ini penting agar menteri tidak bekerja sendiri-sendiri. Kita bisa lihat Menteri Lutfi, Presiden tak mau impor, lo, kok malah ngeyel impor. Begitu juga kasus subsidi pupuk yang tidak berdampak pada swasembada hasil pertanian,” sebut Noel dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Perihal isu reshuffle ini diperkuat oleh pernyataan Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Dia menyebut reshuffle akan diumumkan pekan ini.

“Insyaallah kalau tidak ada aral melintang pekan-pekan ini. Karena kan Pak Jokowi itu kalau sudah ada satu keputusan kan tanggal 30 Maret kemarin kan surat dikirim ke DPR yang isinya itu rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, karena banyak tugas fungsi dan perannya Menristek itu dikerjakan BRIN. Jadi Kemendikbud dan Ristek serta pembentukan Kementerian Investasi,” kata Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Selasa (13/4).

Lihat Video: Ini Daftar Menteri Layak Reshuffle Versi Survei

[Gambas:Video 20detik]

(zak/tor)

Share this article

Recent posts

Video Saat Mustang GT500 Terbakar di Pondok Indah

Mobil sport Mustang V8 terbakar di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, sore tadi. Api melahap hangus bodi mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Popular categories

Recent comments