Pertamina Beri Trauma Healing ke Anak-anak Pengungsi Insiden Balongan

-

Jakarta – Persatuan Wanita Patra (PWP) Pertamina RU VI Balongan mengajak anak-anak pengungsi di GOR Bumi Patra melakukan kegiatan yang positif seperti belajar menjaga kebersihan hingga melukis. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penanganan trauma healing terhadap para pengungsi terdampak insiden Balongan.

Ketua PWP RU VI Balongan Yenni Hendri Agustian mengatakan kegiatan tersebuut sengaja dibuat untuk menghibur dan menghilangkan trauma anak-anak pengungsian akibat insiden tangki di Kilang Balongan.

“Dari hari pertama pasca kejadian kami langsung lakukan aksi untuk merangkul dan menghibur para pengungsi, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Yenni dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4/2021).

Dia menambahkan kegiatan melukis yang diadakan diharapkan bisa menghilangkan rasa trauma anak-anak di pengungsian. “Kami harap mereka bisa ekspresikan perasaan mereka dengan harapan bisa menghilangkan trauma mereka. Kami ingin anak-anak bisa selalu sehat dan ceria,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan penyembuhan pascatrauma ini dilakukan PWP RU VI di lapangan GOR Bumi Patra, Kompleks Perumahan Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (4/4) kemarin. PWP juga melibatkan beberapa remaja anggota Pramuka untuk belajar dan bermain bersama anak-anak.

Yenni bersama anggota PWP salah satunya adalah dr Ita mengajak anak-anak pengungsi tersebut untuk bermain baris berbaris dan dilanjutkan dengan belajar cuci tangan yang benar. Anak-anak juga turut mengenakan masker sebagai protokol kesehatan COVID-19.

“Kenalkan, nama saya dokter Ita. Saya mau mengajarkan anak-anak cara cuci tangan yang benar dan bersih. Cuci tangannya pakai sabun dan air bersih yang mengalir. Pertama, usap sabun di telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jarinya juga kemudian kita bilas pakai air bersih,” tuturnya.

Selanjutnya, koordinator PWP mengajak anak-anak berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu anak sebelum memulai kegiatan inti yakni melukis bersama.

PWP kemudian mengajak anak-anak untuk duduk bersama di atas alas tikar yang sudah dibentangkan kain putih di depan mereka. Di atas kain juga sudah tersedia cairan cat di wadah kecil dengan beragam warna untuk melakukan kegiatan melukis bersama.

Anak-anak terlihat antusias dan mulai mencelupkan kuas ke dalam cat dan mulai menoreh kuas ke kain putih dan menggambar. Terlihat anak-anak menggambar rumah, gunung, karakter kartun hingga bunga, mereka juga menuliskan nama masing-masing di lukisan yang dibuat. (akd/ega)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments