Bocah 6 Tahun Korban Rampok Sadis Alami Retak Tulang Punggung-Kepala

-

Pulang Pisau

Bocah 6 tahun berinisial W yang turut menjadi korban dalam peristiwa perampokan sadis di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami retak tulang kepala dan punggung. W kini mendapat perawatan intensif di RSUD dr Doris Sylvanus, Kota Palangka Raya, Kalteng.

“Masih (dirawat) di RSUD Doris. Hasil pemeriksaan medisnya, ananda berinisial W retak di kepala dan ada retak di tulang punggung,” kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo melalui Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefianto kepada detikcom, Selasa (23/3/2021).

Yuniar menyebutkan bocah W juga mengalami trauma psikis. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Kalteng untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada bocah W.

“Nanti saya akan koordinasi dengan Polda Kalteng untuk menangani shock serta trauma psikis ananda W. Perlu terapi panjang untuk pemulihan kondisi psikisnya,” tutur Yuniar.

Yuniar juga menjelaskan akan membahas dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kalteng dan RS Bhayangkara Palangka Raya terkait rumah aman bagi bocah W. “Segera berikan trauma healing dan kita lihat nantinya perlu atau tidak anak ini ditempatkan di tempat khusus, seperti rumah aman selama proses pemulihan fisik dan psikisnya,” sambung Yuniar.

Sebelumnya diberitakan, perampokan sadis terjadi di Pulang Pisau. Korbannya adalah seorang ibu yang dipukul hingga tewas, dan bocah laki-laki usia 6 tahun yang dianiaya hingga pingsan.

“Pelaku Suriansyah (28). Motifnya ingin menguasai barang. Saya tanya (ke pelaku) ‘Kamu ngambil apa saja?’, katanya, ‘Cuma kalung, Pak’,” kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefianto kepada detikcom, pagi ini.

Yuniar menuturkan Suriansyah menggasak kalung emas seberat 5 gram dari korban. Perampokan sadis ini terjadi pada Minggu (21/3) di Sei Habungen, Desa Bawan, Banama Tingang, Pulang Pisau, Kalteng.

“Jadi pelaku datang, korban yang seorang ibu itu mau keluar rumah. Saat keluar dari pintu, ibu ini dipukul sekeras-kerasnya 3 kali oleh pelaku. Tulang wajah ibu tersebut remuk, dan tulang leher patah hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Yuniar.

Share this article

Recent posts

Pria di Aceh Bunuh Nenek Sendiri Demi Ambil Uang Rp 500 Ribu-Cicin Emas

Seorang pria di Aceh Tamiang, Aceh, ABS (18), diduga membunuh neneknya R (61) demi mengambil uang dan emas. ABS diduga mengajak temannya BWR (17) saat mencekik R hingga tewas. "Kejadiannya terjadi di rumah korban pada Rabu tengah malam kemarin. Kedua tersangka masuk ke rumah dengan lebih dulu mengetuk pintu," kata Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang,…

Togel Hongkong: Makanan Utama Indonesia

Dikenal serupa Togel Hongkong dalam bahasa Mandarin dan ditulis sebagai tongkat Ali dalam kaidah Indonesia, hidangan mie ini sangat laku di Asia...

Bagaimanapun, saya harap Kamu menikmati artikel tersebut dan belajar zat darinya. Ingat sekadar, tidak ada simpanan instan dan diantaranya bentuk lotere segala sesuatu pun,...

Jadi, Dikau satu diantara yang enak memenangkan lotere. Luput!Dan akan memerlukan waktu lama guna membangun kepercayaan diri dan harga muncul itu. Anda...

JoMan Desak Sofyan Djalil Didepak, Jubir BPN Anggap Kasak-kusuk

"Entah apa maksud JoMan menyampaikan kasak-kusuk yang sifatnya seakan lebih akurat dari pengambil keputusan sendiri," kata Taufiqulhadi, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021). Menurut Taufiqulhadi, hingga kini belum ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet. Yang ada, sebut dia, para pihak yang di luar kabinetlah yang menginginkan adanya reshuffle.

Apa sebab HK Hari Ini Memiliki Keunggulan dalam Taruhan?

Jika Dikau baru mengenal Hong Kong atau belum pernah mengunjungi darat ini, maka Kamu pasti perlu menguji pacuan kuda HK Hari Ini....

Popular categories

Recent comments