Nasib Pemerintahan di OKU Saat Bupati Meninggal dan Wabup Ditahan

-

Ogan Komering Ulu

Nasib roda pemerintahan di Ogan Komering Ulu (OKU) kini menjadi pembahasan. Pasalnya, Bupati OKU Kuryana Aziz meninggal dunia dan wakilnya, Johan Anuar, sedang ditahan dalam kasus dugaan korupsi tanah kuburan.

Kuryana Aziz meninggal dunia pada pagi tadi setelah seminggu sebelumnya dilantik menjadi Bupati OKU. Kuryana meninggal di usia 70 tahun.

“Meninggal dalam perawatan,” kata Kabag Humas Pemprov Sumsel, Septriandi Setia Permana, Senin (8/3/2021).

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz meninggal dunia. (Dok Intagram Pemkab OKU)

Sementara itu, pejabat Pemkab OKU yang tak mau disebut namanya membenarkan bahwa Kuryana meninggal dalam perawatan saat terpapar COVID-19. Saat ini, jenazah Kuryana masih berada di RS Charitas.

“Karena COVID-19 kemarin. Kan itu belum ada pulih, meninggal pagi tadi,” terangnya.

Pejabat tersebut menyebut Kuryana saat ini masih di RS Charitas. Sesuai protokol COVID-19, Kuryana rencananya langsung dibawa ke Baturaja.

“Masih persiapan di RS. Rencananya mau langsung dibawa ke Baturaja,” katanya.

Kuryana dan Johan sebelumnya dilantik oleh Gubernur Herman Deru pada Jumat, (26/2) lalu. Saat pelantikan, Kuryana tak hadir karena positif COVID-19 dan dirawat.

Kuryana hadir pelantikan virtual dari rumah sakit tempatnya dirawat. Sedangkan Johan Anuar hadir langsung saat pelantikan di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, meski berstatus tersangka. Namun ia harus kembali ke rumah tahanan setelah selesai pelantikan.

“Wakil Bupati OKU (Johan Anuar) pada posisi masih berhadapan masalah hukum. Setelah ini kita lantik, kita laporkan dengan Mendagri apa tindak lanjutnya,” kata Gubernur Herman Deru seusai pelantikan.

Herman Deru berharap Johan Anuar dapat bebas dari masalah dugaan korupsi tanah kuburan sehingga ke depan dapat kembali bekerja bersama Kuryana Aziz.

“Kita beri doalah, mudah-mudahan Pak Johan ini bebas. Kita ini ada praduga tak bersalah, kalau tidak ada wabup ya harus dimusyawarahkan oleh partai pengusung saat pilkada kemarin nanti seperti apa,” kata Herman Deru.

Share this article

Recent posts

Video Saat Mustang GT500 Terbakar di Pondok Indah

Mobil sport Mustang V8 terbakar di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, sore tadi. Api melahap hangus bodi mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Popular categories

Recent comments