Polisi Sebut Akun yang Viralkan AKP David ‘Lagi Tinggi’ Terancam UU ITE

-

Medan

AKP David Sinaga dicopot dari jabatan Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar usai video berjudul ‘Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar Lagi Tinggi’ viral di medsos. Selain itu, akun yang memviralkan video tercancam UU ITE.

“Iya, pastinya juga kita akan gunakan UU ITE,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Selain itu, Hadi mengatakan pihaknya telah memeriksa pemilik tempat hiburan tersebut. Tempat itu pun sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

“Iya, jadi Satnarkoba dengan Pak Kapolres yang ada di sana saat ini juga sudah memeriksa pemilik tempat hiburannya,” ujar Hadi.

Sebelumnya, video berjudul ‘Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar Lagi Tinggi’ viral di medsos. AKP David Sinaga kemudian dicopot dari Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar.

“Sesuai dengan perilaku serta perbuatan yang dilakukan yang bersangkutan kita akan berikan tindakan dan sanksi yang tegas, dan sesuai kebijakan bapak Kapoldasu yang bersangkutan akan dimutasikan dulu dalam rangka proses pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Sumut,” kata Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Donal Simanjuntak, saat dimintai konfirmasi, Jumat (5/2).

David dicopot dari jabatan Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar untuk diperiksa Propam. Proses pemeriksaan masih berlangsung.

Aksi diduga AKP David berjoget itu terekam dalam video berdurasi 1 menit 15 detik. Dalam video itu terlihat seseorang yang disebut sebagai Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar sedang berada dalam tempat diduga diskotek.

Pria itu berjoget dengan menggunakan masker. Pria tersebut sempat berjoget di atas meja hingga mengangkat-angkat kursi seolah akan dilempar.

“Lempar, lempar, lempar,” kata seseorang dalam video ketika pria itu mengangkat kursi.

(dkp/dkp)

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments