Termasuk RSUD HAMS, Listrik di 44 Fasilitas Pemkab Asahan Terancam Diputus

-

Asahan

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kisaran nyaris memutus sementara aliran listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran. PLN berencana memutus aliran listrik di RSUD HAMS Kisaran karena ada tunggakan tagihan dari pihak RS.

Beberapa petugas PLN tampak mendatangi RSUD HAMS Kisaran untuk memutus aliran listrik. Namun rencana tersebut dibatalkan.

“Kita tunda dulu sampai besok karena beberapa pertimbangan. Karena perintah pimpinan seperti itu,” kata Supervisior Transaksi Energi PLN Kisaran, I Komang Sudiadnyana, saat ditemui di halaman RSUD HAMS Kisaran, Jumat (29/1/2021).

Menurutnya, RSUD HAMS Kisaran belum membayar tagihan sekitar Rp 64 juta rupiah di bulan ini. Komang mengatakan pihaknya sudah lebih dahulu memberi pemberitahuan soal rencana pemutusan aliran listrik.

“Ada sekitar 44 kantor pemerintahan yang masuk dalam daftar pemutusan, sebagian ada yang sudah dibayarkan. Kalau rata-rata tunggakan sekitar Rp 2 jutaan, yang ini (RSUD) ada sekitar Rp 64 juta,” tambah Komang.

Sementara itu, Manager PLN ULP Kisara Rosiana Hasibuan mengatakan pemutusan sementara aliran listrik di sejumlah gedung perkantoran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dilakukan bertahap dan telah melalui prosedur. Dia membenarkan ada 44 gedung dan fasilitas pemerintahan milik Pemkab Asahan yang akan dilakukan pemutusan listrik secara bertahap.

“Yang jelas sebelum dilakukan pemutusan sementara ini terlebih dulu kita terbitkan invoice sebelum tanggal 20, kemudian kita kirimkan lagi surat pemberitahuan, baru dilakukan pemutusan sementara,” kata Rosi saat dikonfirmasi terpisah.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Asahan Rahmad Hidayat Siregar menyesalkan tindakan yang dilakukan PLN ULP Kisaran. Dia mengatakan kantor dinasnya jadi satu di antara 44 kantor pemerintahan yang dimaksud PLN menunggak.

“Dengan dilakukannya pemutusan jaringan listrik di Dinas Kominfo Asahan, saya pastikan seluruh jaringan internet yang ada di OPD dan kecamatan se-Asahan lumpuh total, mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat berkaitan dengan jaringan internet tidak dapat dilakukan,” kata Hidayat dalam keterangannya yang dikirim kepada wartawan.

Ia juga mengatakan, PLN sebagai bagian dari BUMN hendaknya dapat bersinergi dengan pemda. Dia mengatakan awal tahun ini Pemkab Asahan belum bisa melakukan pencairan pembayaran. Menurutnya, kondisi serupa bukan hanya terjadi di Asahan namun seluruh daerah di Indonesia.

“Seluruh pemerintah daerah di Indonesia termasuk Asahan belum bisa melakukan pembayaran karena ada perubahan aplikasi untuk perubahan laporan keuangan. Kita akui PLN di sini punya target, tapi harus perhatikan juga kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

(jbr/jbr)

Share this article

Recent posts

Wagub DKI Minta Sanksi Lebih Berat Bagi Kafe-Resto Nakal Pelanggar Prokes

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti tempat usaha nakal yang melanggar aturan protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Ia meminta penerapan sanksi lebih berat bagi pelanggar prokes terutama di masa PPKM Mikro ini.

Bagaimana Cara Bermain Lotto Dengan Tiket Lotere?

Lotto sangat ternama di seluruh jagat dan ini melepaskan peluang yang tidak terhitung banyaknya menurut pemain lotere di seluruh dunia. Jumlah orang...

Bagaimana Cara Membeli Tiket Lotto Menggunakan Kartu Kredit Anda?

Apakah Anda mencari situs lotere online terkemuka? Paito sgp , bacalah artikel ini secara cermat untuk mengarifi apa yang dapat Anda...

Segala sesuatu Itu Lotere Kanada dan Bagaimana Jalan Kerjanya?

Lotre adalah permainan keberuntungan namun juga merupakan produk keterampilan sejak asal. Game ini sudah biasa ada selama beribu-ribu tahun. Faktanya, orang Cina...

Sita 18 Unit Kamar Apartemen, Kejagung Perdalam Kerja Sama Benny-Tan Kian

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita 18 unit kamar di Apartemen South Hill milik tersangka Asabri, Benny Tjokrosaputro. Kejagung juga menyebut pembangunan apartemen itu ada kerja sama dengan Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Properti, Tan Kian.

Popular categories

Recent comments