Pemkab Bogor Bakal Cek Prokes Syuting Ikatan Cinta: Jika Melanggar, Bubarkan!

-

Jakarta

Polisi sempat membubarkan kerumunan masyarakat yang menonton proses syuting sinetron Ikatan Cinta di Kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. Bupat Bogor, Ade Yasin meminta Satpol PP mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Saya memberikan instruksi kepada Satpol PP untuk segera menindaklanjuti. Kalau memang melanggar aturan ya harus dibubarkan,” kata Ade Yasin, kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Ade menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengecek protokol kesehatan yang diterapkan penanggung jawab dan produksi sinetron Ikatan Cinta. Pemkab Bogor pun, lanjutnya, juga akan mengecek apakah seluruh orang yang terlibat dalam proses pembuatan sinetron itu sudah melakukan tes virus Corona (COVID-19) atau belum.

Dia pun menyayangkan kerumunan yang terjadi kemarin. “(Kita akan cek) kerumunannya yang pertama. Yang kedua kita lihat apakah aktivitasnya itu mereka sudah di rapid antigen, atau sudah di swab, atau belum. Kalau lolos semua swab, kalau tidak berkerumun, ya bisa saja (syuting dilanjutkan). Tapi kerumunan itu yang kita sayangkan,” tandas dia.

Sebelumnya, jajaran Polres Bogor menertibkan kerumunan warga yang menonton syuting sinetron Ikatan Cinta di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polres Bogor menegaskan akan menertibkan seluruh kerumunan warga.

“Iya,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun saat dimintai konfirmasi apakah menertibkan kerumunan warga yang menonton syuting sinetron Ikatan Cinta, kepada wartawan, Rabu (27/1).

Dalam menertibkan kerumunan warga yang menonton syuting sinetron Ikatan Cinta, polisi berkoordinasi dengan Satpol PP setempat. Satpol PP ikut membantu polisi dalam menertibkan warga.

“Kami berkoordinasi dengan Satpol PP, kita tertibkan. Pokoknya setiap kerumunan kita lakukan penindakan, kita tertibkan, kita lakukan penindakan,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan.

Lihat berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Share this article

Recent posts

Nadiem Tegaskan Akan Basmi Tiga Hal dalam Sistem Pendidikan Nasional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa pihaknya akan membasmi tiga hal dalam sistem pendidikan nasional. Ketiganya yakni intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual.

Kebakaran di Toko Swalayan Cilandak Jaksel Padam, Tidak Ada Korban

Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah berhasil memadamkan kebakaran di toko swalayan Cahaya, Jl Cilandak KKO, Jakarta Selatan. Sebanyak 27 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Banjir Bandang, Pemkab Tetapkan Darurat Bencana Minahasa Tenggara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), menetapkan status darurat bencana. Hal ini menyusul kejadian banjir bandang yang melanda dua kecamatan di daerah itu. "Melihat dampak dari banjir bandang ini, kami dari Pemkab Minahasa Tenggara menetapkan status darurat bencana," kata Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap seperti dilansir Antara, Selasa (21/9/2021).

8 Remaja yang Hendak Tawuran di Bogor Diamankan Polisi, Sajam Disita

Dua kelompok remaja yang menamai diri 'Win Family' dan 'Enjoy Italy' hendak tawuran pada Sabtu (19/9) malam di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Belum sempat beraksi, kedua kelompok tersebut dibekuk oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok.

Bakamla RI Jelaskan Situasi Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengungkap situasi Laut Natuna Utara saat ini. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan situasi terkendali dan para pelayan tak perlu khawatir dalam berkativitas.

Popular categories

Recent comments