Polisi Pastikan Seluruh Pengeroyok Staf Hotel di Bekasi Masyarakat Sipil

-

Bekasi

Polres Metro Bekasi memastikan 3 orang pengeroyok Executive Chef Hotel Batiqa, Antonius Heru, dan stafnya Fauzi merupakan masyarakat sipil. Pihak kepolisian membantah pengakuan salah satu pelaku yang mengaku memiliki anggota oknum Polres dan Korem.

“Nggak ada anggota,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, saat dihubungi, Selasa (5/1/2021).

Hendra membantah pengakuan salah satu pelaku yang menyebut anggotanya berasal dari Korem dan Polres. Dia memastikan seluruh pelaku pengeroyokan merupakan masyarakat sipil.

“Semua (pelaku) masyarakat sipil, 3 orang,” ucap Hendra.

Pengakuan pelaku ini disampaikan oleh Marketing Communication Hotel Batiqa Jababeka, Risda. Dia menyebut salah satu pelaku mengklaim salah satu dari anggota mereka adalah oknum Korem dan Polres.

“Pelaku mengklaim bahwa salah satu dari anggota mereka adalah Korem dan Polres,” ujar Risda dalam keterangannya seperti dilihat detikcom.

Simak selengkapnya soal pengeroyokan staf hotel di Bekasi.

Share this article

Recent posts

Tolak Warganya Di-rapid Antigen, Kades di Probolinggo Minta Maaf

Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo turun tangan setelah video pejabat pemerintahan desa di Probolinggo menolak kedatangan petugas saat akan melakukan rapid test terhadap masyarakat. Setelah didatangi, Kepala Desa Banjar Sawah, Tegal Siwalah meminta maaf atas pernyataannya.

LTMPT Undur Batas Masa Sanggah Kuota SNMPTN 2021 hingga 7 Februari

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengundurkan batas layanan masa sanggah dan perbaikan kuota SNMPTN 2021 menjadi 7 Februari 2021 pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, sekolah hanya bisa mengakses layanan tersebut hingga 15 Januari 2021.

Tiba di Soetta, Keluarga Korban Sriwijaya Air Dikawal Polisi Hingga RS Polri

Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengawal kedatangan rombongan keluarga korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Ada 2 kloter pesawat yang datang hari ini.

Black Box Sriwijaya Air SJ182 yang Ditemukan FDR

Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 telah ditemukan. Black box yang ditemukan adalah perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR). "Seperti diketahui, FDR sudah ditemukan," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam jumpa pers di JICT, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Cemarkan Nama Anggota DPRD, Pendukung Gubernur Sulsel Divonis 4 Bulan Bui

Pendukung Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Chalifa Mansilya Angge (51) dihukum 4 bulan penjara. Chalifa dinyatakan terbukti bersalah melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena mencemarkan nama baik anggota DPRD Sulsel, Kadir Halid.

Popular categories

Recent comments