Bima Arya & BEM se-Bogor Bagi-bagi Masker & Hand Sanitizer di Kampung

-

Jakarta

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor menggelar aksi turun ke kampung untuk mensosialisasikan protokol kesehatan serta membagikan masker dan hand sanitizer. Adapun lokasi yang dikunjungi oleh rombongan Bima Arya dan BEM se-Bogor adalah Kampung Cincau, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (15/12) kemarin.

Tak hanya membagikan masker dan hand sanitizer, Bima Arya dan BEM se-Bogor mendatangi kediaman sejumlah warga di wilayah RW 02 Kampung Cincau untuk menanyakan bantuan yang diterima selama masa pandemi COVID-19, khususnya bansos yang berasal dari APBD Kota Bogor.

“Saya bersama teman-teman BEM, kami turun untuk memastikan bansos diterima warga sesuai data. Ada informasi, banyak warga yang belum menerima bantuan. Maka dari itu kita cek bersama-sama. Alhamdulillah data yang ada sudah sesuai,” ungkap Bima Arya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).

Berdasarkan data Kelurahan Gudang, dari 12 RW yang ada total bantuan sosial yang diterima warga dan berasal dari APBD Kota Bogor mencapai 427 Kepala Keluarga (KK). Khusus di RW 02, tercatat ada 44 KK yang menerima bantuan sosial dari APBD Kota Bogor.

Menurut Bima Arya, pemerintah merasa senang ketika ada pihak yang ingin membantu, khususnya terkait kesejahteraan warga asalkan jelas dan fokus. Untuk data yang belum jelas, Bima Arya menyarankan agar dikoordinasikan terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran datanya.

“Yang salah adalah yang memberikan data tanpa berkoordinasi dengan para Ketua RT terkait. Menjadi ketua RT itu berat. Bagi pihak manapun yang berkolaborasi dengan pemerintah, selama tujuannya membantu kesejahteraan warga, pemerintah terbuka,” ujar Bima Arya.

Sementara itu, Koordinator BEM Se Bogor M. Aditya Abdurrahman menyebutkan ke depan pihaknya siap untuk berkolaborasi dan terus mendorong program-program Pemerintah Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Anggraeni Iswara, Camat Bogor Tengah M. Wahid dan Lurah Gudang Mugya Mulyawan.

(ega/ega)

Share this article

Recent posts

Pria di Aceh Bunuh Nenek Sendiri Demi Ambil Uang Rp 500 Ribu-Cicin Emas

Seorang pria di Aceh Tamiang, Aceh, ABS (18), diduga membunuh neneknya R (61) demi mengambil uang dan emas. ABS diduga mengajak temannya BWR (17) saat mencekik R hingga tewas. "Kejadiannya terjadi di rumah korban pada Rabu tengah malam kemarin. Kedua tersangka masuk ke rumah dengan lebih dulu mengetuk pintu," kata Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang,…

Togel Hongkong: Makanan Utama Indonesia

Dikenal serupa Togel Hongkong dalam bahasa Mandarin dan ditulis sebagai tongkat Ali dalam kaidah Indonesia, hidangan mie ini sangat laku di Asia...

Bagaimanapun, saya harap Kamu menikmati artikel tersebut dan belajar zat darinya. Ingat sekadar, tidak ada simpanan instan dan diantaranya bentuk lotere segala sesuatu pun,...

Jadi, Dikau satu diantara yang enak memenangkan lotere. Luput!Dan akan memerlukan waktu lama guna membangun kepercayaan diri dan harga muncul itu. Anda...

JoMan Desak Sofyan Djalil Didepak, Jubir BPN Anggap Kasak-kusuk

"Entah apa maksud JoMan menyampaikan kasak-kusuk yang sifatnya seakan lebih akurat dari pengambil keputusan sendiri," kata Taufiqulhadi, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021). Menurut Taufiqulhadi, hingga kini belum ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet. Yang ada, sebut dia, para pihak yang di luar kabinetlah yang menginginkan adanya reshuffle.

Apa sebab HK Hari Ini Memiliki Keunggulan dalam Taruhan?

Jika Dikau baru mengenal Hong Kong atau belum pernah mengunjungi darat ini, maka Kamu pasti perlu menguji pacuan kuda HK Hari Ini....

Popular categories

Recent comments