Terpopuler Pekan Ini: Anies Positif Corona dan Jalannya Pemerintahan DKI

-

Jakarta

Berita terkait Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terkonfirmasi positif Corona terpopuler dalam sepekan. Anies tetap bekerja selama melakukan isolasi mandiri secara virtual.

Awalnya Anies dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil swab tes. Namun asal Anies tertular masih tanda tanya. Anies mengumumkan secara langsung dirinya positif Corona.

Melalui media sosial Instagramnya, Anies mengunggah video menyampaikan dirinya dalam kondisi baik dan tidak memiliki gejala Corona.

“Saat ini kondisi saya alhamdulillah baik, alhamdulillah tidak ada gejala,” ujar Anies, Selasa, (1/12/2020).

“Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” imbuhnya.

Anies mengaku sengaja mengumumkan positif di hari pertama. Anies mengungkap alasan pengumuman langsung itu dia sampaikan. Anies kemudian membandingkan pengumuman ini dengan penanganan COVID-19 di DKI Jakarta dilakukan secara transparan.

“Hasil tes PCR saya menyatakan bahwa saya positif COVID-19. Saya memilih untuk mengumumkan pada kesempatan pertama pagi hari ini. Sebagaimana kita selalu melakukan dalam penanganan COVID sejak burat Maret yang lalu kita selalu sampaikan apa adanya transparan, tidak ditambah, tidak dikurangi, dan diberikan secara lengkap menyangkut kebijakan kita terbuka, kita transparan, begitu juga ketika menyangkut situasi yang saya hadapi pada hari ini,” jelas Anies.

Anies dinyatakan positif Corona setelah hasil tes swabnya keluar pada Selasa dini hari kemarin. Dari mana asal Anies tertular belum diketahui secara pasti. Anies tidak menyebut secara gamblang.

Hanya saja dia merinci memiliki intensitas pertemuan dengan Wagub DKI Ahmad Riza Patria, yang lebih dulu mengonfirmasi dirinya positif COVID-19 juga.

“Setelah mendengar kabar bahwa Pak Wagub positif sementara kita ada interaksi yang cukup dekat, maka sesuai protokol kesehatan, saya kembali melakukan tes Minggu, 29 November, saya memulai dengan swab antigen,” ujar Anies dalam videonya itu.

Wagub Riza Patria sendiri melakukan dua kali tes usap, yaitu pada Kamis (26/11) dengan hasil negatif, dan lalu dilanjutkan tes yang sama pada Jumat (27/11) dengan hasil terkonfirmasi positif. Ahmad Riza disebut tertular dari stafnya.

Dalam video itu Anies kemudian menerangkan riwayat menjalani tes usap (swab test) sebelum dinyatakan positif.

Ini riwayat tes Corona yang diungkap Anies Baswedan. Selengkapnya di halaman berikutnya.

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments