Mendagri Turki dan Jubir Presiden Erdogan Positif Corona

-

Istanbul

Dua pejabat tinggi Turki yang bekerja sama dengan presiden Turki dinyatakan positif Corona (COVID-19). Keduanya memiliki gejala ringan Corona.

Dilansir Aljazeera, Minggu (1/11/2020), dua orang itu adalah juru bicara Presiden Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin dan Mendagri Turki, Suleyman Soylu. Keduanya memiliki gejala ringan Corona.

Juru bicara Presiden Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan dia memiliki gejala Corona ringan dan mendekati akhir pengobatan. Namun, dia tidak mengatakan sudah berapa lama dia sakit.

Pernyataannya muncul beberapa jam setelah Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan dia, istri, dan putrinya semuanya dinyatakan positif Corona setelah merasa tidak enak badan pada hari Senin (26/10).

Suleyman dan keluarga saat ini dirawat di rumah sakit. Saat ini kondisinya sudah lebih baik

“Syukurlah kami sedikit lebih baik,” kata Suleyman.

Tonton juga ’37 Orang Tewas dan 900 Terluka Akibat Gempa M 7 di Turki’:

[Gambas:Video 20detik]

Share this article

Recent posts

AS Janji Bela Filipina dalam Konflik, China Berang

Kedutaan Besar China di Filipina melontarkan kecaman terhadap AS setelah negara itu berjanji membela Filipina jika diserang dalam sengketa Laut China Selatan.

Ada Kasus Corona di Bandara Shanghai, Puluhan Ribu Staf Dites Massal

Puluhan ribu staf di bandara Shanghai, China, menjalani tes virus Corona (COVID-19) secara massal setelah terdeteksi wabah kecil di kalangan pegawainya.

Rentetan Serangan Roket di Afghanistan di Tengah Perundingan Damai

Rentetan serangan roket menghantam wilayah Kabul bagian tengah di Afghanistan. Serangan dilancarkan ketika perundingan damai sedang dalam proses.

Kembali Cetak Rekor Tertinggi, AS Catat 195 Ribu Kasus Corona Sehari

AS mencatat lebih dari 195 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Angka ini mencetak rekor baru untuk lonjakan kasus tertinggi dalam sehari.

Coba Bocorkan Rahasia Militer ke CIA, Pria Rusia Dibui 13 Tahun

Pengadilan Rusia menjatuhi vonis 13 tahun penjara terhadap seorang warganya yang berupaya membocorkan rahasia militer kepada CIA.

Popular categories

Recent comments