Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Corona Gratis untuk Semua Warga AS

-

Delaware

Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjanjikan bahwa vaksin virus Corona (COVID-19) akan digratiskan untuk seluruh warga Amerika jika dirinya terpilih menjadi Presiden AS selanjutnya dalam pemilihan presiden (pilpres) 3 November mendatang.

Seperti dilansir AFP, Jumat (24/10/2020), dalam pidato di Wilmington, Delaware, Biden menjelaskan rencana daruratnya dalam memerangi Corona. Dia menegaskan jika terpilih menjadi Presiden AS, maka pemerintahannya akan fokus mengatasi pandemi Corona dan membantu warga Amerika yang berjuang dengan pembiayaan.

“Begitu kita memiliki vaksin yang aman dan efektif, itu harus gratis untuk semua orang — baik Anda memiliki asuransi atau tidak,” cetus Biden dalam pidatonya.

Sama seperti Biden, Presiden AS Donald Trump juga telah menekankan bahwa vaksin Corona — yang diklaimnya akan siap dalam beberapa pekan — harus digratiskan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa dosis vaksin Corona yang dibeli dengan uang para wajib pajak, melalui miliaran dolar AS dalam pendanaan yang disetujui Kongres AS, akan diberikan kepada rakyat Amerika tanpa biaya.

Biden dalam pidatonya juga menyerang Trump yang disebutnya telah ‘menyerah’ untuk memerangi Corona dan telah ‘meninggalkan Amerika’.

Dalam debat capres pamungkas di Tennessee pada Kamis (22/10) lalu, Trump bersikeras menyatakan virus Corona ‘akan pergi’. Biden menyatakan sebaliknya dan menyebut kasus Corona ‘melonjak’ di hampir setiap negara bagian AS.

“COVID-19 mengerdilkan apapun yang kita hadapi dalam sejarah terkini, dan itu tidak menunjukkan tanda-tanda melambat,” sebut Biden.

“Kita sudah lebih dari delapan bulan memasuki krisis ini dan Presiden masih belum memiliki rencana,” sindir mantan Wakil Presiden AS berusia 77 tahun ini.

“Dia (Trump-red) menyerah. Dia meninggalkan Anda. Dia meninggalkan keluarga Anda. Dia meninggalkan Amerika,” tegas Biden.

Jika terpilih jadi Presiden AS, Biden menjabarkan bahwa setelah pelantikan nanti, dirinya akan mendorong Kongres AS untuk mengesahkan undang-undang yang menangani kebutuhan negara dalam memerangi pandemi, menerapkan aturan wajib masker di gedung-gedung federal dan transportasi antarnegara bagian, serta meluncurkan program tes Corona nasional yang setara dengan tujuh kali lipat dari kapasitas tes saat ini.

(nvc/rdp)

Share this article

Recent posts

AS Janji Bela Filipina dalam Konflik, China Berang

Kedutaan Besar China di Filipina melontarkan kecaman terhadap AS setelah negara itu berjanji membela Filipina jika diserang dalam sengketa Laut China Selatan.

Ada Kasus Corona di Bandara Shanghai, Puluhan Ribu Staf Dites Massal

Puluhan ribu staf di bandara Shanghai, China, menjalani tes virus Corona (COVID-19) secara massal setelah terdeteksi wabah kecil di kalangan pegawainya.

Rentetan Serangan Roket di Afghanistan di Tengah Perundingan Damai

Rentetan serangan roket menghantam wilayah Kabul bagian tengah di Afghanistan. Serangan dilancarkan ketika perundingan damai sedang dalam proses.

Kembali Cetak Rekor Tertinggi, AS Catat 195 Ribu Kasus Corona Sehari

AS mencatat lebih dari 195 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Angka ini mencetak rekor baru untuk lonjakan kasus tertinggi dalam sehari.

Coba Bocorkan Rahasia Militer ke CIA, Pria Rusia Dibui 13 Tahun

Pengadilan Rusia menjatuhi vonis 13 tahun penjara terhadap seorang warganya yang berupaya membocorkan rahasia militer kepada CIA.

Popular categories

Recent comments