Asisten Trump Temui Pemerintah Suriah untuk Bahas Pembebasan 2 Warga AS

-

Washington DC

Seorang pejabat Gedung Putih baru-baru ini terbang langsung ke Damaskus, Suriah, untuk menghadiri rapat rahasia dengan pemerintah Suriah demi mengupayakan pembebasan dua warga Amerika Serikat (AS) yang ditahan. Ini menjadi pembicaraan pertama antara pejabat tinggi AS dan rezim Suriah dalam satu dekade terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020), seorang pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa seorang pejabat Gedung Putih bernama Kash Patel telah terbang ke Damaskus, Suriah pada awal tahun ini. Patel disebut menjabat sebagai wakil asisten Trump dan pejabat kontraterorisme Gedung Putih.

“Ini adalah simbol bagaimana Presiden Trump menjadikan prioritas utama untuk membawa pulang warga Amerika yang ditahan di luar negeri,” ujar pejabat pemerintahan Trump tersebut.

Hal ini pertama kali dilaporkan oleh media terkemuka Wall Street Journal (WSJ) dan pejabat pemerintahan Trump itu mengonfirmasi laporan WSJ. Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini.

WSJ dalam laporannya yang mengutip sejumlah pejabat pemerintahan Trump dan pihak-pihak yang mengetahui proses negosiasi itu, menggambarkan perjalanan Patel ke Suriah sebagai kunjungan pertama yang dilakukan seorang pejabat AS dengan level setinggi itu untuk bertemu pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, selama lebih dari satu dekade terakhir.

Suriah dilanda konflik berkepanjangan selama satu dekade terakhir, setelah Assad pada tahun 2011 lalu mengerahkan operasi penindakan brutal terhadap para demonstran yang menuntut diakhirinya pemerintahannya.

Share this article

Recent posts

AS Janji Bela Filipina dalam Konflik, China Berang

Kedutaan Besar China di Filipina melontarkan kecaman terhadap AS setelah negara itu berjanji membela Filipina jika diserang dalam sengketa Laut China Selatan.

Ada Kasus Corona di Bandara Shanghai, Puluhan Ribu Staf Dites Massal

Puluhan ribu staf di bandara Shanghai, China, menjalani tes virus Corona (COVID-19) secara massal setelah terdeteksi wabah kecil di kalangan pegawainya.

Rentetan Serangan Roket di Afghanistan di Tengah Perundingan Damai

Rentetan serangan roket menghantam wilayah Kabul bagian tengah di Afghanistan. Serangan dilancarkan ketika perundingan damai sedang dalam proses.

Kembali Cetak Rekor Tertinggi, AS Catat 195 Ribu Kasus Corona Sehari

AS mencatat lebih dari 195 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Angka ini mencetak rekor baru untuk lonjakan kasus tertinggi dalam sehari.

Coba Bocorkan Rahasia Militer ke CIA, Pria Rusia Dibui 13 Tahun

Pengadilan Rusia menjatuhi vonis 13 tahun penjara terhadap seorang warganya yang berupaya membocorkan rahasia militer kepada CIA.

Popular categories

Recent comments