Prabowo Dikabarkan Telah Mendapat Visa Masuk AS

-

Washington DC

Sebuah laporan media Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto telah diizinkan lagi untuk masuk ke AS. Prabowo sebelumnya sempat dilaporkan dilarang berpergian ke AS.

Laporan itu dirilis oleh Politico pada Selasa (6/10/2020). Dalam laporan tersebut, wartawan Politico Nahal Toosi mengutip sumber Departemen Luar Negeri AS soal pemberian visa ke Menhan Prabowo.

“Departemen Luar Negeri telah memutuskan untuk memberikan visa kepada Menteri Pertahanan PRABOWO SUBIANTO untuk memasuki AS, menurut seseorang yang mengetahui tindakan departemen tersebut,” tulis laporan itu.

Toosi juga mengatakan bahwa Prabowo diperkirakan akan berkunjung sekitar akhir bulan Oktober ini.

“Prabowo diperkirakan akan berkunjung sekitar akhir bulan ini. Dia telah lama masuk daftar hitam AS karena dugaan perannya dalam pelanggaran hak asasi manusia sejak beberapa dekade lalu,” lanjutnya.

Kendati demikian, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar, mengutip aturan kerahasiaan yang mengatur visa.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa tahun lalu Menhan Prabowo Subianto sudah tak lagi ditolak untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat. Ketum Gerindra itu bahkan disebut akan terbang ke Negeri Paman Sam dalam waktu dekat.

Share this article

Recent posts

Kata Erdogan ke Yunani Usai Gempa: Solidaritas Lebih Berharga dari Banyak Hal

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyampaikan belasungkawa kepada Yunani setelah gempa Magnitudo (M) 7 yang mengguncang Yunani dan Turki.

Bela Mahathir Soal Cuitan Kontroversial, Najib: Dia Tak Bermaksud Begitu

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak membela sesama mantan PM, Mahathir Mohamad atas cuitan kontroversialnya yang dihapus Twitter.

Jet Tempur Taiwan Jatuh ke Laut, Pilot Tewas

Seorang pilot Taiwan tewas setelah jet tempurnya jatuh di lepas pantai timur pulau itu saat latihan rutin.

Sepekan Jelang Pilpres AS, Sudah 70 Juta Warga Gunakan Hak Pilih

Lebih dari 70 juta warga AS telah menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara awal atau early voting dalam pilpres tahun ini.

Bom Meledak di Madrasah Pakistan, 7 Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Sebuah bom meledak di dalam kelas di sebuah madrasah di Pakistan. Tujuh orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Popular categories

Recent comments