Trump Positif Corona Jadi Bahan Olok-olok Netizen China

-

Jakarta

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dinyatakan terpapar virus Corona. Berita Donald Trump terinfeksi tersebut dijadikan bahan olok-olok oleh netizen China.

Kabar Trump positif Corona dikabarkan olehnya pada hari Jumat (2/10) lalu, di Twitter yang menyatakan bahwa dia dan Ibu Negara Melania telah dites positif terinfeksi Corona. Tweet Donald Trump itu pun dilaporkan secara luas oleh media pemerintah China dengan tagar “Pasangan Trump dinyatakan positif COVID-19” dan sempat menjadi topik trending teratas di situs micro-blogging Weibo, dengan lebih dari 800 juta views hingga Jumat (2/10) pukul 16.00 waktu Beijing.

Para pengamat dan media pemerintah China menyebut terinfeksinya Trump dan Ibu Negara Melania menunjukkan seberapa luas dan parahnya situasi virus Corona di AS. Media China Daily menyebut diagnosis positif Trump ini adalah “pengingat bahwa virus Corona terus menyebar” meskipun dia berusaha untuk meremehkan bahaya yang ditimbulkan oleh pandemi ini.

“Sejak muncul awal tahun ini, Trump, Gedung Putih, dan kampanyenya telah meremehkan ancaman tersebut dan menolak untuk mematuhi pedoman kesehatan masyarakat dasar – termasuk yang dikeluarkan oleh pemerintahannya sendiri – seperti mengenakan masker di depan umum dan mempraktikkan jarak sosial,” tulis media China itu.

Sementara itu, dilansir The Straits Times, Sabtu (3/10/2020), banyak netizen China yang memanfaatkan kesempatan itu untuk mengolok-olok pemimpin AS itu. Banyak komentar seperti “Trump mungkin akan mengatakan tidak ada yang memahami COVID-19 lebih dari saya” dan “Lihat apa yang terjadi jika Anda tidak memakai masker” yang akhirnya banyak dilontarkan para netizen.

Tonton juga ”The Simpsons’ Viral Lagi Usai Trump Kena Corona’:

[Gambas:Video 20detik]

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments