Kellyanne Conway, Mantan Penasihat Trump Juga Positif Corona

-

Jakarta

Satu lagi orang dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump terinfeksi virus Corona. Mantan penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengumumkan bahwa dirinya telah dites positif terinfeksi virus Corona. Mantan penasihat Presiden AS Donald Trump itu menyebut bahwa dirinya “merasa baik-baik saja” dan memiliki gejala ringan.

“Malam ini saya dinyatakan positif COVID-19. Gejala saya ringan (batuk ringan) dan saya merasa baik-baik saja,” katanya dalam cuitan di Twitter seperti dilansir CBS News, Sabtu (3/10/2020).

“Saya telah memulai proses karantina dengan berkonsultasi dengan dokter. Seperti biasa, hati saya bersama semua orang yang terkena pandemi global ini,” imbuhnya.

Conway adalah salah satu dari beberapa orang yang dites positif COVID-19 sejak menghadiri seremoni di Rose Garden, Gedung Putih pada 26 September untuk pencalonan Amy Coney Barrett sebagai hakim Mahkamah Agung.

Dua Senator Republik, Thom Tillis dan Mike Lee, yang keduanya juga menghadiri seremoni tersebut, juga mengumumkan pada hari Jumat (2/10) waktu setempat, bahwa mereka mengidap COVID-19.

Foto-foto acara Rose Garden menunjukkan bahwa Kellyanne Conway, serta banyak lainnya, tidak mengenakan masker. Pada satu titik, Conway tampak sedang berbicara dengan Jaksa Agung William Barr, yang tampaknya hanya berjarak satu atau dua kaki, dan juga tidak mengenakan masker. Jaksa Agung dinyatakan negatif Corona, kata juru bicaranya.

Sebelum pengumuman Kellyanne positif Corona, suaminya, pengacara George Conway, men-tweet dan me-retweet pesan yang mengkritik manajemen Trump atas pandemi virus Corona.

(ita/ita)

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments