Mantan Presiden Maladewa Dinyatakan Positif Virus Corona

-

Jakarta

Mantan presiden Maladewa Maumoon Abdul Gayoom dinyatakan positif virus Corona. Hal ini diungkapkannya setelah menjalani tes.

Dilansir AFP, Rabu (26/8/2020) Gayoom diperiksa setelah dirinya mengalami demam. Kabar ini disampaikanya melalui akun Twitternya.

“Saya dinyatakan positif COVID-19,” tulis politisi berusia 82 tahun itu di Twitter.

“Semoga Allah Yang Maha Kuasa memberkati saya dan semua orang sakit lainnya dengan kesembuhan yang cepat dan kesehatan yang baik!” sambungnya.

Diketahui, Gayoom memegang kekuasaan selama 3 dekade. Setelah meninggalkan jabatannya pada tahun 2008, Gayoom tetap menjadi tokoh politik yang aktif.

Para penentang menuduhnya sebagai pemimpin otokratis selama tiga dekade berkuasa. Namun, dia juga dikreditkan sebagai juru kampanye awal melawan pemanasan global, dan kenaikan permukaan laut yang dia peringatkan dapat menghapus Maladewa yang berada di dataran rendah dari muka bumi.

Maladewa sendiri membuka kembali perbatasan internasional, untuk pengunjung pada pertengahan Juli. Hal ini dilakukan setelah penguncian selama tiga bulan yang melumpuhkan industri perhotelan.

Maladewa telah melaporkan total 7.047 kasus positif dan 28 kematian sejak virus mulai menyebar secara global awal tahun ini.

(dwia/dwia)

Share this article

Recent posts

Kata Erdogan ke Yunani Usai Gempa: Solidaritas Lebih Berharga dari Banyak Hal

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyampaikan belasungkawa kepada Yunani setelah gempa Magnitudo (M) 7 yang mengguncang Yunani dan Turki.

Bela Mahathir Soal Cuitan Kontroversial, Najib: Dia Tak Bermaksud Begitu

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak membela sesama mantan PM, Mahathir Mohamad atas cuitan kontroversialnya yang dihapus Twitter.

Jet Tempur Taiwan Jatuh ke Laut, Pilot Tewas

Seorang pilot Taiwan tewas setelah jet tempurnya jatuh di lepas pantai timur pulau itu saat latihan rutin.

Sepekan Jelang Pilpres AS, Sudah 70 Juta Warga Gunakan Hak Pilih

Lebih dari 70 juta warga AS telah menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara awal atau early voting dalam pilpres tahun ini.

Bom Meledak di Madrasah Pakistan, 7 Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Sebuah bom meledak di dalam kelas di sebuah madrasah di Pakistan. Tujuh orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Popular categories

Recent comments