Perancis Laporkan Lebih dari 4.000 Kasus Baru Corona dalam 24 Jam

-

Paris

Perancis melaporkan 4.771 kasus virus Corona (COVID-19) baru dalam 24 jam, lebih banyak 1.000 dari laporan pada hari Rabu. Hal ini diungkapkan oleh otoritas kesehatan Perancis.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/8/2020), lonjakan dalam kasus baru menandai lompatan pertama lebih dari 4.000 kasus dalam sehari sejak bulan Mei, meskipun jumlah pasien baru yang dirawat di rumah sakit pada Rabu (19/8), kata direktorat kesehatan masyarakat DGS.

Saat ini, 4.748 orang dirawat di rumah sakit karena virus Corona di seluruh Perancis, yang turun pada Rabu (19/8) (4.806) dan Selasa (18/8) (4.823).

Perancis telah mencatat 18.638 kasus virus positif selama seminggu terakhir sementara persentase tes positif telah meningkat, menjadi 3,3 persen pada Kamis (20/8), dari 3,1 pada Rabu (19/8) dengan DSG mengungkapkan 33 kluster baru.

Negara itu telah mencatat 30.480 kematian selama pandemi hingga saat ini dan metropolitan Prancis terus melihat tren penularan yang ‘mengkhawatirkan’. DGS mengatakan dengan kasus baru yang dikonfirmasi naik 43 persen dalam seminggu pada pekan lalu, sementara jumlah kasus pasien rawat inap dengan ventilator juga meningkat.

Enam departemen, yang dipimpin di Paris, menunjukkan lebih dari 50 kasus per 100.000 penduduk, di atas tingkat siaga dengan 24 lainnya tepat di bawah.

(rfs/rfs)

Share this article

Recent posts

Jet Tempur Taiwan Jatuh ke Laut, Pilot Tewas

Seorang pilot Taiwan tewas setelah jet tempurnya jatuh di lepas pantai timur pulau itu saat latihan rutin.

Sepekan Jelang Pilpres AS, Sudah 70 Juta Warga Gunakan Hak Pilih

Lebih dari 70 juta warga AS telah menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara awal atau early voting dalam pilpres tahun ini.

Bom Meledak di Madrasah Pakistan, 7 Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Sebuah bom meledak di dalam kelas di sebuah madrasah di Pakistan. Tujuh orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Raja Malaysia Tolak Tetapkan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Didesak Mundur

PM Malaysia, Muhyiddin Yassin, menghadapi seruan mundur setelah Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah, menolak permintaannya untuk menetapkan keadaan darurat.

Meninggal di Usia 38 Tahun, Ini Sosok Pangeran Brunei Abdul Azim

Pangeran Brunei Abdul Azim meninggal di usia 38 tahun. Seperti apa sosoknya?

Popular categories

Recent comments