Serangan Perdana Duo Biden-Kamala Harris ke Trump si Petahana

-

Washington DC

Pasangan capres cawapres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Haris menggelar kampanye bersama. Mereka pun mulai menyerang Donald Trump yang merupakan petahana di Pilpres AS mendatang.

Seperti dilansir dari BBC, Kamis (13/8/2020) Joe Biden dan Kamala Harris, menyebut Presiden Donald Trump sebagai pemimpin “nyinyir” yang tidak becus dan telah membuat AS dalam kondisi “compang-camping”.

Pasangan ini untuk pertama kalinya melakukan kampanye bersama, sehari setelah Biden mengungkap Harris sebagai calon wakil presiden dari Partai Demokrat.

“Ini adalah momen penting bagi negara kita,” kata Biden yang berbicara di sebuah sekolah menengah, di Delaware.

Biden akan menghadapi calon petahana Donald Trump pada pemungutan suara yang berlangsung 3 November mendatang.

Sementara itu, Harris adalah perempuan berkulit hitam dan keturunan Asia pertama yang bersaing dalam pemilihan presiden AS.

Trump membalas pernyataan Biden dan Harris dengan mengatakan cawapres Demokrat “jatuh seperti batu” saat mencalonkan diri sebagai presiden.

Berbicara dari gymnasium Sekolah Menengah Alexis I DuPont, Biden mengatakan: “Pilihan yang kita buat pada November mendatang akan menentukan masa depan depan Amerika untuk waktu yang sangat, sangat lama.”

Share this article

Recent posts

Kata Erdogan ke Yunani Usai Gempa: Solidaritas Lebih Berharga dari Banyak Hal

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyampaikan belasungkawa kepada Yunani setelah gempa Magnitudo (M) 7 yang mengguncang Yunani dan Turki.

Bela Mahathir Soal Cuitan Kontroversial, Najib: Dia Tak Bermaksud Begitu

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak membela sesama mantan PM, Mahathir Mohamad atas cuitan kontroversialnya yang dihapus Twitter.

Jet Tempur Taiwan Jatuh ke Laut, Pilot Tewas

Seorang pilot Taiwan tewas setelah jet tempurnya jatuh di lepas pantai timur pulau itu saat latihan rutin.

Sepekan Jelang Pilpres AS, Sudah 70 Juta Warga Gunakan Hak Pilih

Lebih dari 70 juta warga AS telah menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara awal atau early voting dalam pilpres tahun ini.

Bom Meledak di Madrasah Pakistan, 7 Orang Termasuk Anak-anak Tewas

Sebuah bom meledak di dalam kelas di sebuah madrasah di Pakistan. Tujuh orang, termasuk anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden ini.

Popular categories

Recent comments