Jelang Idul Adha, Masjid di Prancis Dicoret-coret Orang Tak Dikenal

-

Paris

Sebuah masjid di Kota Agen, Prancis, dicoret-coret orang tak dikenal. Grafiti itu diduga dibuat pada Minggu (26/7).

Dilansir AFP, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengutuk aksi tersebut. Menurutnya aksi perusakan masjid itu “bertentangan dengan nilai-nilai Republik”.

Presiden Asosiasi Muslim Agen, Messaoud Settati, mengatakan aksi pencoretan itu terjadi pukul 2 pagi waktu setempat. Kamera pengawas berhasil merekam pria yang diduga mencoret-coret tembok masjid. Saat ini, rekaman tersebut telah diserahkan ke pihak kepolisian.

Kepala Observatorium Nasional Prancis Melawan Islamophobia, Abdallah Zekri, mengutuk tindakan anarkis itu. Apalagi, aksi tak terpuji itu dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha.

“(Tindakan) provokasi dan penghinaan bagi warga Prancis,” kata Zekri.

Diketahui, 5 juta penduduk Prancis merupakan penganut agama Islam. Menurut penelitian terbaru, Islam merupakan agama terbesar kedua di Prancis, setelah Kristen.

(isa/isa)

Share this article

Recent posts

AS Janji Bela Filipina dalam Konflik, China Berang

Kedutaan Besar China di Filipina melontarkan kecaman terhadap AS setelah negara itu berjanji membela Filipina jika diserang dalam sengketa Laut China Selatan.

Ada Kasus Corona di Bandara Shanghai, Puluhan Ribu Staf Dites Massal

Puluhan ribu staf di bandara Shanghai, China, menjalani tes virus Corona (COVID-19) secara massal setelah terdeteksi wabah kecil di kalangan pegawainya.

Rentetan Serangan Roket di Afghanistan di Tengah Perundingan Damai

Rentetan serangan roket menghantam wilayah Kabul bagian tengah di Afghanistan. Serangan dilancarkan ketika perundingan damai sedang dalam proses.

Kembali Cetak Rekor Tertinggi, AS Catat 195 Ribu Kasus Corona Sehari

AS mencatat lebih dari 195 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Angka ini mencetak rekor baru untuk lonjakan kasus tertinggi dalam sehari.

Coba Bocorkan Rahasia Militer ke CIA, Pria Rusia Dibui 13 Tahun

Pengadilan Rusia menjatuhi vonis 13 tahun penjara terhadap seorang warganya yang berupaya membocorkan rahasia militer kepada CIA.

Popular categories

Recent comments