Kanker Hati Kambuh, Hakim Agung AS Jalani Kemoterapi

-

Washington

Hakim Agung Amerika Serikat (AS), Ruth Bader Ginsburg mengungkapkan bahwa dirinya sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengatakan sedang melakukan kemoterapi karena kanker hati yang diidapnya kambuh.

Dilansir AFP Sabtu (18/7/2020), pria yang berusia 87 tahun itu mengatakan dia akan tetap bertugas di pengadilan “selama saya bisa melakukan pekerjaan dengan penuh semangat”.

“Saya tetap sepenuhnya bisa melakukan itu,” kata Ginsburg dalam sebuah pernyataan.

Ginsburg mengatakan program imunoterapi untuk membersihkan sisa lesi pada hatinya tidak berhasil. Namun kemoterapi yang dijalaninya “menunjukkan hasil positif”.

Ginsburg mengatakan biopsi pada Februari menimbulkan lesi pada hatinya dan dia mulai melakukan imunoterapi pada Mei. Namun upaya itu tidak berhasil, kemudian dia memulai untuk kemoterapi.

“Hasil ct scan terbaru saya pada 7 Juli menunjukkan pengurangan yang signifikan dari lesi hati dan tidak ada penyakit baru,” kata Ginsburg.

Kesehatan hakim liberal ini diawasi ketat ketika pemerintah Donald Trump mencari peluang untuk mengubah pengadilan ke arah yang lebih konservatif. Di mana upaya itu berpotensi akan mengubah hukum di AS dan kebijakan sosial selama beberapa dekade.

Ginsburg diketahui masih berpegang teguh pada jabatannya meski usianya sudah tua. Dia menyadari bahwa ketika dia tak lagi menjabat, bisa mengubah lanskap peradilan AS.

(lir/lir)

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments