Siswa SMK Tewas Gantung Diri di Makassar, Motifnya Diduga karena Asmara

-

Makassar

Seorang siswa SMK di Makassar, Sulawesi Selatan, CL (16), ditemukan tewas gantung diri di lantai 2 rumahnya. Polisi menduga motif CL gantung diri ada hubungannya dengan kisah percintaan.

“Motifnya diduga ada hubungan dekat temannya, karena korban ini masih remaja kira-kira hubungan begitu (asmara),” ujar Kapolsek Manggala Kompol Saiful Alam kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/7/2020) malam.

Jasad CL ditemukan di kediamannya, Jalan Toddopuli, Kecamatan Manggala, Makassar, sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, kakak korban, Meli, pulang ke rumah bermaksud menjemput CL kemudian membawanya ke acara keluarga.

“Awalnya, semua orang ada di rumah ini. Cuma, karena ada acara, beberapa keluarganya pergi ke rumah di Adiyaksa. Korban tinggal sendiri. Itu mau dijemput (kakaknya). Ternyata sudah gantung diri,” ungkap Saiful.

Jenazah korban telah dievakuasi polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, hingga kini belum ada laporan terkait hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian.

“Sementara belum ada hasil pengamatan awal dari Inafis dan Dokpol Polda,” kata Saiful.

Selain jasad korban, polisi juga membawa serta sejumlah barang bukti, seperti selendang putih serta handphone milik korban. Peristiwa bunuh diri itu sendiri membuat para warga berkumpul di sekitar TKP. Termasuk salah seorang teman dekat korban, Aldo (16).

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments