Vietnam Penjarakan Pengguna Facebook Karena Unggahan Pro-demokrasi

-

Jakarta

Pemerintah Vietnam memenjarakan pemuda, Nguyen Quoc Duc Vuong karena unggahan pro-demokrasi di media sosial Facebook. Dia dipenjara selama depan tahun karena tindakan tersebut.

Dilansir dari AFP, Selasa (7/7/2020), pria tersebut dituduh mencemarkan nama baik pemimpin negara tersebut dengan unggahan pro-demokrasi. Putusan pengadilan kilat tersebut dibacakan pada Selasa (7/7). Kelompok-kelompok hak asasi manusia memprotes sidang kilat tersebut.

Penahanan sejumlah jurnalis dan aktivis dalam beberapa bulan terakhir di Vietnam. Peristiwa itu terjadi menjelang kongres Partai Komunis yang berkuasa, yang dijadwalkan Januari 2021 mendatang.

Human Right Watch, menyebut, pria usia 29 tahun itu berbicara tentang dukungan terhadap demokrasi di Vietnam dan berbagai berita tentang protes pro-demokrasi di Hong Kong sebelum penangkapannya September lalu. Wakil direktur Human Rights Watch Asia Phil Robertson mengatakan hukuman Vuong “keterlaluan dan tidak dapat diterima”.

“Pemerintah Vietnam harus menghentikan tindakan keras terhadap para blogger dan aktivis, dan membebaskan semua orang yang telah mereka tahan karena mereka berani mengatakan apa yang dipikirkan,” tambahnya.

Sehari sebelumnya pengadilan yang sama menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada tujuh orang lain karena dituduh bermaksud menggulingkan partai Komunis.

(aik/aik)

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments