Antisipasi Serangan Israel, Palestina ‘Musnahkan’ Dokumen Rahasia

-

Yerusalem

Pihak keamanan Palestina memusnahkan sejumlah dokumen rahasia. Pemusnahan itu sebagai langkah antisipasi akan serangan Israel.

“Kami telah diperintahkan untuk memusnahkan dokumen rahasia yang kami miliki dan kami telah mematuhi perintah ini,” kata seorang sumber keamanan Palestina dilansir dari AFP, Selasa (16/6/2020).

Dokumen-dokumen itu dihancurkan sejak satu bulan yang lalu. Sumber lainnya, menyebut dokumen rahasia itu telah disalin ke sebuah drive USB dan sudah diletakan ke ‘tempat rahasia’. Pemusnahan ini dilakukan tak lama saat Presiden Palestina Mahmud Abbas mengakhiri koordinasi dengan pihak keamanan Israel.

Sejak awal tahun 2000, Israel berulang kali melakukan serangan kepada kantor-kantor dinas keamanan Palestina, termasuk salah satunya aksi bom bunuh diri. Hal itu membuat otoritas Palestina memindahkan dokumen-dokumen rahasia dari kantor ke kantor.

Ujung dari konflik ini membuat sebagian waga Israel bermukim di Palestina. Lebih dari 450.000 warga Israel tinggal di permukiman yang dianggap illegal oleh hukum internasional. Mereka tinggal berdampingan dengan 2,7 juta rakyat Palestina.

(isa/isa)

Share this article

Recent posts

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Corona Gratis untuk Semua Warga AS

Capes AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjanjikan vaksin virus Corona akan digratiskan untuk seluruh warga jika dirinya terpilih jadi Presiden AS.

Jelang Pilpres, Peretas Rusia Serang Jaringan Pemerintah AS

Para peretas yang disponsori Rusia dilaporkan berupaya menyusup ke dalam jaringan komputer pemerintah negara bagian dan pemerintah lokal di AS.

Demi Dicoret dari Daftar Sponsor Teroris, Sudan Transfer Rp 4,9 T ke AS

Pembayaran kompensasi US$ 335 juta (Rp 4,9 triliun) merupakan bagian dari kesepakatan dengan AS agar Sudan dihapus dari daftar sponsor terorisme.

Guru Prancis Dipenggal, Macron Desak Putin Tingkatkan Kerjasama Antiteror

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meningkatkan kerja sama guna memerangi terorisme dan imigran ilegal.

Penumpang Wajib Tes Corona di Bandara Sebelum Terbang Keluar Inggris

Para penumpang akan menjalani tes virus Corona (COVID-19) selama satu jam di bandara sebelum bisa terbang keluar dari Inggris.

Popular categories

Recent comments