Dituduh AS Sabotase Pengembangan Vaksin Corona, China: Tunjukkan Bukti!

-

Beijing

Otoritas China bereaksi keras terhadap tuduhan yang disampaikan Senator Amerika Serikat (AS) Rick Scott soal China berupaya menyabotase pengembangan vaksin untuk virus Corona (COVID-19) yang sedang dilakukan negara-negara Barat. China meminta Senator Rick untuk menunjukkan bukti yang mendukung tuduhan itu ke publik.

Seperti dilansir Reuters, Senin (8/6/2020), Senator Scott yang mewakili negara bagian Florida melontarkan tuduhan itu saat bicara kepada BBC TV. Diklaim oleh Senator Scott bahwa AS memiliki bukti yang menunjukkan upaya China memperlambat atau menyabotase pengembangan vaksin Corona oleh negara-negara Barat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, meminta Senator Scott untuk mengungkapkan bukti yang diklaimnya.

“Mengingat anggota parlemen ini mengatakan dirinya punya bukti bahwa China berupaya menyabotase negara-negara Barat dalam pengembangan vaksin, maka tolong biarkan dia menunjukkan buktinya. Tidak perlu malu,” ucap Hua dalam konferensi pers harian Kementerian Luar Negeri China.

Diketahui bahwa Presiden Donald Trump dan para pejabat tinggi AS lainnya telah berulang kali mengkritik China terkait cara penanganan pandemi Corona, yang sejauh ini menginfeksi lebih dari 7 juta orang di dunia dan menewaskan lebih dari 403 ribu orang.

China geram dengan tuduhan AS bahwa China melakukan kesalahan terkait menyebar luasnya virus Corona. China bersikeras menyatakan pihaknya telah terbuka dan transparan soal wabah virus Corona, yang pertama kali terdeteksi di kota Wuhan pada akhir tahun 2019.

Senator Scott dalam pernyataannya menolak untuk menjelaskan lebih lanjut soal bukti yang diklaimnya tersebut. Dalam wawancara dengan BBC TV pada Minggu (7/6) waktu setempat, Senator Scott hanya mengatakan bahwa bukti itu datang dari komunitas intelijen.

“China tidak ingin kita … untuk melakukannya terlebih dulu, mereka telah memutuskan untuk menjadi musuh bagi Amerika dan saya pikir, bagi demokrasi di seluruh dunia,” ucap Senator Scott.

Dalam konferensi pers, Hua menyatakan bahwa pengembangan vaksin Corona bukanlah kompetisi bilateral. Hua mengatakan bahwa China berharap AS akan mengikuti tekad yang disampaikan China dan akan menawarkan vaksin apapun yang dikembangkannya kepada dunia secara gratis.

Tonton juga video ‘Kasus Corona di AS Hampir 2 Juta, Kematian Capai 100 Ribu’:

(nvc/ita)

Share this article

Recent posts

Pria di Aceh Bunuh Nenek Sendiri Demi Ambil Uang Rp 500 Ribu-Cicin Emas

Seorang pria di Aceh Tamiang, Aceh, ABS (18), diduga membunuh neneknya R (61) demi mengambil uang dan emas. ABS diduga mengajak temannya BWR (17) saat mencekik R hingga tewas. "Kejadiannya terjadi di rumah korban pada Rabu tengah malam kemarin. Kedua tersangka masuk ke rumah dengan lebih dulu mengetuk pintu," kata Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang,…

Togel Hongkong: Makanan Utama Indonesia

Dikenal serupa Togel Hongkong dalam bahasa Mandarin dan ditulis sebagai tongkat Ali dalam kaidah Indonesia, hidangan mie ini sangat laku di Asia...

Bagaimanapun, saya harap Kamu menikmati artikel tersebut dan belajar zat darinya. Ingat sekadar, tidak ada simpanan instan dan diantaranya bentuk lotere segala sesuatu pun,...

Jadi, Dikau satu diantara yang enak memenangkan lotere. Luput!Dan akan memerlukan waktu lama guna membangun kepercayaan diri dan harga muncul itu. Anda...

JoMan Desak Sofyan Djalil Didepak, Jubir BPN Anggap Kasak-kusuk

"Entah apa maksud JoMan menyampaikan kasak-kusuk yang sifatnya seakan lebih akurat dari pengambil keputusan sendiri," kata Taufiqulhadi, kepada wartawan, Rabu (14/4/2021). Menurut Taufiqulhadi, hingga kini belum ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet. Yang ada, sebut dia, para pihak yang di luar kabinetlah yang menginginkan adanya reshuffle.

Apa sebab HK Hari Ini Memiliki Keunggulan dalam Taruhan?

Jika Dikau baru mengenal Hong Kong atau belum pernah mengunjungi darat ini, maka Kamu pasti perlu menguji pacuan kuda HK Hari Ini....

Popular categories

Recent comments