Trump Putus Hubungan AS-WHO, Sampaikan Belasungkawa ke Keluarga George Floyd

-

Jakarta

Perseteruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuncak. Kini, Trump mengumumkan bahwa dirinya memutus hubungan AS dengan badan kesehatan PBB itu, yang disebutnya gagal berbuat banyak untuk memerangi penyebaran awal virus Corona.

“Karena mereka gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan, kita hari ini akan mengakhiri hubungan kita dengan Organisasi Kesehatan Dunia,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (29/5) waktu setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2020).

Trump mengatakan bahwa AS akan mengalihkan dana yang sebelumnya dialokasikan ke WHO ke lembaga-lembaga lainnya di seluruh dunia yang lebih pantas dan lebih membutuhkan bantuan kesehatan masyarakat.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (30/5/2020):

– Duh! Kawanan Monyet Bawa Kabur Sampel Darah Pasien Corona

Sekawanan monyet di India menyerang seorang petugas medis dan membawa kabur sampel darah pasien yang telah dinyatakan positif virus Corona.

Insiden itu terjadi pekan ini ketika seorang teknisi laboratorium sedang berjalan di sebuah kampus universitas kedokteran yang dikelola pemerintah di Meerut, sekitar 460 kilometer sebelah utara Lucknow, ibu kota negara bagian Uttar Pradesh.

“Monyet-monyet mengambil dan kabur dengan sampel darah empat pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan … kami harus mengambil sampel darah mereka lagi,” kata Dr S. K. Garg, seorang pejabat tinggi di kampus tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (30/5/2020).

– Trump Bicara dengan Keluarga George Floyd dan Sampaikan Belasungkawa

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga George Floyd, warga Afrika-Amerika yang tewas di tangan polisi yang menangkapnya di Minneapolis, hingga memicu aksi-aksi demo di sejumlah kota.

“Saya telah berbicara dengan anggota keluarga, orang-orang yang hebat,” ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2020).

“Saya baru saja mengungkapkan kesedihan saya. Itu adalah hal yang mengerikan untuk disaksikan,” katanya. “Mereka berduka. Saya bisa melihat bahwa mereka sangat mencintai saudara mereka,” imbuhnya.

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments