Lockdown Dilonggarkan, Dokter Gigi di Prancis Mulai Buka Praktik Lagi

-

Paris

Dokter gigi di Prancis sudah mulai membuka praktik lagi usai lockdown dilonggarkan. Namun, pada dokter gigi harus berhati-hati, pasalnya mereka rentan tertular virus Corona.

Seperti dilansir Associated Press (AP), Kamis (14/5/2020) Prancis telah mulai melonggarkan pembatasan lockdown Corona secara bertahap. Praktik dokter gigi di seluruh negara itu secara hati-hati dibuka kembali dan menerima pasien.

Namun kembali bekerja di tengah wabah Corona membutuhkan kehati-hatian, terutama bagi lebih dari 40.000 dokter gigi di Prancis yang termasuk di antara para profesional kesehatan yang berisiko paling tinggi terinfeksi.

Sebab, tetesan pernapasan (droplet) adalah cara penyebaran virus di antara orang-orang, praktik kedokteran gigi menuntut perlindungan pasien dan terutama praktisi. Itu berarti tidak hanya menyemprotkan desinfektan pada alat dan permukaan, tetapi juga dibutuhkan lapisan ekstra pada alas, sarung tangan dan masker.

Share this article

Recent posts

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Corona Gratis untuk Semua Warga AS

Capes AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjanjikan vaksin virus Corona akan digratiskan untuk seluruh warga jika dirinya terpilih jadi Presiden AS.

Jelang Pilpres, Peretas Rusia Serang Jaringan Pemerintah AS

Para peretas yang disponsori Rusia dilaporkan berupaya menyusup ke dalam jaringan komputer pemerintah negara bagian dan pemerintah lokal di AS.

Demi Dicoret dari Daftar Sponsor Teroris, Sudan Transfer Rp 4,9 T ke AS

Pembayaran kompensasi US$ 335 juta (Rp 4,9 triliun) merupakan bagian dari kesepakatan dengan AS agar Sudan dihapus dari daftar sponsor terorisme.

Guru Prancis Dipenggal, Macron Desak Putin Tingkatkan Kerjasama Antiteror

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meningkatkan kerja sama guna memerangi terorisme dan imigran ilegal.

Penumpang Wajib Tes Corona di Bandara Sebelum Terbang Keluar Inggris

Para penumpang akan menjalani tes virus Corona (COVID-19) selama satu jam di bandara sebelum bisa terbang keluar dari Inggris.

Popular categories

Recent comments