Peneliti Corona Etnis China di AS Ditembak Mati, Pelaku Bunuh Diri

-

Washington

Seorang ilmuwan etnis China yang bekerja meneliti virus Corona di Amerika Serika Serikat ditembak mati. Pelakunya disebut bunuh diri.

Dilansir AFP, Kamis (7/5/2020), Bang Liu (37), ditemukan tewas pada akhir pekan di rumahnya di pinggiran Pittsburgh di mana dia bekerja sebagai profesor riset. Jasad terduga penyerangnya, Hao Gy (46), ditemukan di sekitar. Polisi menyebutnya sebagai bunuh diri, menurut WTAE, saluran berita lokal.

Polisi menyebut insiden ini berasal dari perselisihan dari keduanya yang merupakan ‘partner intim’ dan tak ada bukti pembunuhan Liu terkait dengan penelitiannya, demikian WTAE melaporkan pada Rabu.

Penjelasan ini tak menghentikan media sosial memunculkan teori konspirasi bahwa Liu telah menjadi target akibat pekerjaannya meneliti virus.

“Bing Liu dibunuh oleh pemerintah yang korup,” tulis pengguna Twitter. “Dia hampir mengungkapkan kebenaran mengenai COVID-19 dan bagaimana ini bermula di AS.”

Kematian Liu diratapi oleh rekan-rekannya di University of Pittsburgh, yang mengatakan mereka akan melanjutkan penelitiannya.

“Bing berada di ambang membuat temuan yang sangat signifikan untuk memahami mekanisme seluler yang mendasari infeksi SARS-CoV-2 dan dasar seluler dari komplikasi berikut,” kata universitas itu dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan melakukan upaya untuk menyelesaikan apa yang dia mulai dalam upaya untuk memberi penghormatan kepada keunggulan ilmiahnya.”

Kapal China Pembuang Jenazah ABK WNI: Ngaku Cari Tuna, Ternyata Buru Hiu:

(gbr/gbr)

Share this article

Recent posts

PPKM Level 4 Berlaku Besok, Kapasitas Angkutan Umum-Taksi Online 50%

Penerapan PPKM level 4 berlaku mulai besok hingga 2 Agustus 2021. Angkutan umum hingga taksi online boleh beroperasi selama PPKM level 4, dengan kapasitas 50 persen. "Transportasi umum, kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa/rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimum 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menko Kemaritiman dan…

Misteri Perusak Patung Ikon di Sulbar Dirusak Bikin Gempar

Video viral beredar menunjukkan seorang pria bermartil menghancurkan patung di salah satu sudut Polewali Mandar. Misteri masih belum terungkap, kenapa pria itu menghancurkan patung? Dalam salah satu potongan video pendek yang beredar di media sosial, tampak pria bermartil memukul-mukul Patung Tani yang tinggi menjulang. Peristiwa ini ternyata mengambil tempat di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar,…

Dua Lembaga BPJS Akan Integrasikan Data Layanan Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK akan mengintegrasikan data layanan program jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) secara spesifik. Dengan adanya integrasi data tersebut diharapkan akan meningkatkan mutu layanan yang diterima peserta.

Duka Bocah Vino Jadi Yatim Piatu Gegara Corona

Sungguh malang nasib seorang bocah di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, bernama Alviano Dava Raharjo alias Vino. Bocah berusia 10 tahun itu harus kehilangan kedua orang tuanya gara-gara Corona (COVID-19).

Alasan Pemerintah Ganti Istilah PPKM Darurat Jadi Per Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Pergantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Terkait dengan level memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Popular categories

Recent comments